Kurangi Sampah, Murid Kelas 2 MIN 2 Kulon Progo Manfaatkan Gelas Plastik Bekas
Kulon Progo (MIN2KP) – Berbagai cara kreatif dilakukan murid MIN 2 Kulon Progo untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Salah satunya dilakukan oleh murid kelas 2 yang memanfaatkan gelas plastik bekas menjadi tempat pensil yang menarik dan bermanfaat.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (13/8/2026) tersebut menjadi bagian dari pembelajaran. Sekaligus upaya mengenalkan kepada siswa pentingnya mengurangi sampah dan memanfaatkan kembali barang-barang yang masih dapat digunakan.
Dengan didampingi guru kelas 2, Nur Wakhidatul Asmak, M.S.I., para siswa mengolah gelas plastik bekas menjadi tempat pensil. Gelas plastik yang sebelumnya dianggap sebagai sampah dihias dan dikreasikan. Sehingga berubah menjadi tempat untuk menyimpan alat tulis.

Nur Wakhidatul Asmak menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan mengajarkan murid untuk lebih peduli terhadap lingkungan melalui kegiatan sederhana dan menyenangkan. “Dalam rangka mengurangi sampah dan memanfaatkan barang bekas atau daur ulang. Murid kelas 2 membuat tempat pensil dari bekas gelas plastik. Selain menghasilkan karya yang bermanfaat, kegiatan ini juga mengajarkan anak-anak agar tidak langsung membuang barang yang masih bisa dimanfaatkan,” jelasnya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Murid terlihat senang dan kreatif dalam menghias tempat pensil hasil karya mereka. Melalui kegiatan tersebut, murid tidak hanya belajar membuat sebuah produk sederhana. Tetapi juga belajar tentang kreativitas, kemandirian, dan tanggung jawab menjaga lingkungan.
Kepala MIN 2 Kulon Progo, Hartati, S.Pd.I., M.Pd., mengapresiasi kreativitas siswa dan guru dalam memanfaatkan barang bekas menjadi sesuatu yang bernilai guna. “Pembelajaran seperti ini sangat baik untuk menanamkan karakter peduli lingkungan sejak dini. Pemanfaatan barang bekas ini sejalan dengan upaya MIN 2 Kulon Progo dalam membangun budaya madrasah yang bersih, sehat, dan peduli lingkungan. Diharapkan kebiasaan mengurangi dan memanfaatkan kembali sampah dapat terus diterapkan murid. Baik di madrasah maupun di lingkungan rumah,” ujar Kamad. (ttk/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!