Lestarikan Budaya, Musera Aktifkan Kembali Ekstra Angklung

Kulon Progo (Musera) – Komitmen MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera) dalam melestarikan kesenian tradisional terus dibuktikan. Pada Kamis (6/8/2026) sore, madrasah resmi mengaktifkan kembali kegiatan ekstrakurikuler musik angklung yang sempat rehat. Kegiatan perdana ini disambut antusias oleh para murid. Terutama anggota baru yang ingin belajar memainkan alat musik berbahan bambu tersebut.
Pelatih ekstra angklung, Estri Sumarsi memberikan bimbingan intensif secara sabar. Ia memulainya dari teknik dasar, khususnya metode menggoyangkan angklung yang benar agar menghasilkan nada yang jernih. “Bagi anak-anak yang baru bergabung, kunci utama bermain angklung adalah cara memegang dan teknik menggetarkannya. Angklung dipegang dengan tangan kiri pada bagian simpul, lalu digoyangkan menggunakan tangan kanan dengan gerakan yang tegas dari pergelangan tangan, bukan digerakkan seluruh lengan,” jelas Estri.
“Kelihatannya mudah, tetapi butuh konsentrasi dan kerja sama tim agar melodi yang dihasilkan bisa padu dan indah,” sambungnya.
Langkah madrasah dalam menghidupkan kembali seni musik tradisional ini mendapatkan dukungan penuh dari pihak manajemen. Kepala Madrasah, Sumarsih, M.S.I., menegaskan pentingnya keseimbangan antara pendidikan akademis dan seni kebudayaan.
”Kami mendukung penuh pelaksanaan kembali kegiatan ekstra angklung ini di Musera. Selain sebagai wadah untuk menyalurkan bakat dan kreativitas, musik angklung ini memuat nilai-nilai luhur seperti kekompakan, kedisiplinan, dan gotong royong. Melalui kegiatan ini kami berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas. Tetapi juga bangga dan cinta terhadap kekayaan budaya nusantara,” ujar Kamad.
Kegembiraan luar biasa pun dirasakan oleh para peserta ekstra. Salah satunya adalah Naila Quitta. Baginya, memegang dan memainkan alat musik bambu ini menjadi sebuah pengalaman perdana yang sangat mengesankan.
”Saya senang sekali bisa ikut ekstra angklung sore ini. Ini adalah pengalaman pertama saya memegang dan membunyikan angklung secara langsung. Awalnya sempat bingung cara menggoyangkannya supaya bunyinya bagus. Tetapi setelah diajari sama pelatih, pelan-pelan mulai bisa. Rasanya seru sekali bisa bermain musik bareng teman-teman,” kata Naila.
Dengan aktifnya kembali ekstrakurikuler ini MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera) berharap tim angklung madrasah dapat terus berkembang dan nantinya siap tampil dalam berbagai agenda syiar maupun perlombaan di tingkat daerah. (ist/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!