Membuka Ruang Belajar Lebih Luas, MTsN 5 Kulon Progo Sambut Kolaborasi di Perpustakaan Desa 

 

Kulon Progo (MTsN5KP) — Murid MTsN 5 Kulon Progo mengikuti kegiatan pemanfaatan Perpustakaan Desa Sidoharjo sebagai ruang belajar pada Rabu, 19 Agustus 2026. Kegiatan ini diselenggarakan atas kerja sama Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Mercu Buana Yogyakarta dengan Perpustakaan Desa Sidoharjo. Kehadiran murid MTsN 5 Kulon Progo merupakan bagian dari pemenuhan undangan sekaligus kesempatan untuk mengikuti pembelajaran di luar lingkungan madrasah.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa Pendidikan Matematika memberikan pembelajaran matematika dengan materi bilangan bulat. Pembelajaran dikemas secara interaktif sehingga murid tidak hanya menerima penjelasan, tetapi juga terlibat dalam proses tanya jawab dan aktivitas pembelajaran. Suasana belajar pun berlangsung aktif dengan berbagai respons dan pertanyaan dari murid.

Para murid tampak antusias mengikuti pembelajaran yang berlangsung di ruang perpustakaan. Interaksi antara mahasiswa dan murid membuat pembelajaran terasa berbeda dari kegiatan belajar rutin di kelas. Pengalaman belajar di lingkungan perpustakaan desa juga memberikan suasana baru sekaligus memperkenalkan kepada murid bahwa perpustakaan dapat dimanfaatkan sebagai ruang untuk belajar dan berdiskusi.

Selama kegiatan, murid MTsN 5 Kulon Progo didampingi oleh dua pendamping, yaitu guru matematika dan tenaga perpustakaan Baitul Hikmah MTsN 5 Kulon Progo. Keikutsertaan tersebut sekaligus menjadi bentuk keaktifan Perpustakaan Baitul Hikmah dalam mendukung kegiatan pembelajaran murid di luar madrasah serta membangun jejaring dengan berbagai pihak dalam pengembangan budaya belajar.

Guru Matematika MTsN 5 Kulon Progo, Mahendra Ichsan, S.Si., menyampaikan kesan positif terhadap kegiatan tersebut. “Kegiatan seperti ini sangat baik karena memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi murid. Mereka terlihat aktif dan interaktif selama mengikuti pembelajaran. Selain mendapatkan penguatan materi bilangan bulat, murid juga belajar memanfaatkan perpustakaan sebagai ruang belajar yang nyaman dan terbuka,” ungkapnya. (mic/don)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *