MIN 2 Kulon Progo Belajar Peternakan Ayam Petelur

Kulon Progo (MIN2KP) — Murid kelas 3A MIN 2 Kulon Progo melaksanakan kegiatan kunjungan edukatif ke tempat peternakan ayam petelur milik Wiji Astuti yang berada tidak jauh dari madrasah. Kegiatan diikuti oleh 22 murid. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran Bahasa Indonesia. Khususnya dalam kegiatan mengamati dan menyusun laporan hasil kunjungan.

Melalui kegiatan ini murid tidak hanya memperoleh pengetahuan dari pembelajaran di kelas. Tetapi juga dapat melihat secara langsung aktivitas peternak dalam mengelola usaha ayam petelur. Hal ini di oleh guru kelas, Sri Handani Widiyaningrum di sela-sela kunjungan pada Rabu (12/8/2026) pagi.

“Selama kunjungan, murid mengamati berbagai kegiatan yang dilakukan oleh Wiji Astuti sebagai peternak ayam petelur. Mereka mendapatkan kesempatan untuk mengetahui bagaimana ayam dipelihara, dirawat, serta cara peternak mengelola usahanya hingga menghasilkan telur,” papar Sri Handani.

“Kegiatan berlangsung dengan antusias. Para murid tampak senang karena dapat belajar di luar kelas. Sekaligus memperoleh pengalaman baru secara langsung dari seorang peternak di lingkungan sekitar madrasah. Kegiatan kunjungan memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi murid. Dengan melakukan pengamatan secara langsung, murid lebih mudah memahami materi. Sekaligus memiliki bahan untuk menyusun laporan hasil kunjungan dengan bahasa yang baik dan runtut,” lanjut Sri Handani.

Sementara itu Kepala MIN 2 Kulon Progo, Hartati, S.Pd.I., M.Pd. merasa senang dan mendukung kegiatan tersebut. Menurutnya, pembelajaran melalui kunjungan lapangan dapat memberikan pengalaman nyata kepada murid. “Kegiatan seperti ini sangat baik. Karena murid dapat mengetahui secara langsung bagaimana seorang peternak mengelola usahanya. Selain menambah wawasan, pengalaman tersebut juga dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, kemandirian, dan kepedulian murid terhadap lingkungan sekitar,” ungkap Hartati.

“Kegiatan kunjungan ke peternakan ayam petelur diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga bagi murid kelas 3A. Selain memperkaya pengetahuan, kegiatan ini juga membantu murid mengembangkan keterampilan mengamati, bertanya, mencatat informasi, dan menyampaikan hasil pengamatan dalam bentuk laporan,” pungkas Hartati. (dan/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *