Murid MIN 1 Kulon Progo Lestarikan Budaya lewat Pagelaran Macapatan
Yogyakarta (MIN1KP) — Murid MIN 1 Kulon Progo, Muhammad Brayung Kusumadangsa tampil dalam Pagelaran Macapatan Anak yang diselenggarakan di Bangsal Sewatama, Pura Pakualaman, Yogyakarta, Jumat (31/7/2026) malam. Pada kegiatan tersebut, Brayung dipercaya mewakili Kabupaten Kulon Progo dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional.
Pagelaran Macapatan Malam Jumat Wage kali ini menjadi istimewa karena digelar bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional. Acara dibuka oleh G.K.B.R.A.A. Paku Alam yang didampingi B.R.Ay. Indrokusumo. Dalam kesempatan tersebut, Gusti Putri memberikan apresiasi kepada 40 anak yang menampilkan tembang macapat dengan penuh penghayatan.

Para peserta membawakan pupuh Pocung dan Gambuh yang bersumber dari Serat Sastra Ageng Adidarma, koleksi Widya Pustaka Kadipaten Pakualaman. Seluruh peserta merupakan muird Pamulangan Macapat Kawedanan Langenpraja Kadipaten Pakualaman yang secara rutin mengikuti latihan setiap Sabtu sore.
Brayung mengaku bersyukur dapat mewakili Kabupaten Kulon Progo dalam kegiatan tersebut. “Saya senang dapat tampil di Pura Pakualaman. Pengalaman ini membuat saya semakin bersemangat mempelajari dan melestarikan tembang macapat,” ujarnya.

Guru Bahasa Jawa MIN 1 Kulon Progo, Al Fianita Fauziah, S.Pd., menyampaikan apresiasinya atas penampilan Brayung. “Keikutsertaan Brayung merupakan kebanggaan bagi madrasah. Semoga pengalaman ini menjadi motivasi untuk terus mencintai budaya Jawa dan menginspirasi teman-temannya,” tutur Al Fianita.
Prestasi tersebut menunjukkan bahwa murid MIN 1 Kulon Progo mampu berkontribusi dalam pelestarian budaya daerah sejak usia dini. Madrasah akan terus memberikan dukungan agar peserta didik dapat mengembangkan bakat, karakter, dan kecintaan terhadap budaya bangsa. (yay/cha/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!