Penyuluh Agama KUA Pengasih Gelorakan Keteladanan Nabi dan Spirit Kemerdekaan di Pengajian Giri Ashfia
Kulon Progo (KUA Pengasih) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Pengasih, Mukhyidin, S.Kom., tampil menggelegar dalam memberikan pembinaan rohani kepada masyarakat. Bertempat di Masjid Giri Ashfia, Watubelah, RT 48 Sidomulyo, Pengasih, keberadaan figur penyuluh KUA tersebut menjadi pusat perhatian jamaah dalam pengajian rutin malam Jumat Kliwon (20/8/2026).
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan amaliyah Yasin dan Tahlil yang dipimpin secara khidmat. Setelah pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sambutan dari Takmir Masjid, Mukhyidin naik ke mimbar untuk menyampaikan tausiyah utamanya.

Dalam uraiannya, Mukhyidin secara lugas dan mendalam mengulas kembali sirah kelahiran Nabi Muhammad SAW. Ia menegaskan bahwa kunci utama membina kedamaian masyarakat adalah dengan meneladani sifat dan akhlak mulia Baginda Nabi dalam kehidupan sehari-hari. Tak berhenti di situ, penyuluh berbakat ini juga membakar semangat nasionalisme jamaah dengan mengulas lembaran sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia.

“Mensyukuri nikmat kemerdekaan harus diwujudkan secara nyata. Kita wajib mengisinya dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat, memperkuat ukhuwah, serta berkontribusi positif bagi kemajuan lingkungan,” papar Mukhyidin menekankan pesan kuncinya.
Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga, S.H.I., M.S.I., menegaskan pentingnya peran strategis penyuluh sebagai ujung tombak kementerian. “Saudara Mukhyidin telah menunjukkan peran vital penyuluh agama KUA yang tidak hanya hadir sebagai penyuluh agama, tetapi juga sebagai pilar perekat bangsa. KUA Pengasih akan terus menerjunkan para penyuluh terbaik untuk mendampingi, mengedukasi, serta memperkuat nilai spiritual dan nasionalisme masyarakat di wilayah Pengasih,” tegas Rangga.
Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh antusiasme tersebut diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin dengan penuh kekhusyukan, memohon kebaikan serta keberkahan bagi seluruh warga dan bangsa.(lua/mel)




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!