Perkuat Peran Tokoh Agama, KUA Girimulyo Bina Rois dan Prodiakon Pendoworejo

Kulon Progo (KUA Girimulyo) — Peran tokoh agama menjadi salah satu unsur penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun, moderat, dan berkarakter. Hal tersebut menjadi perhatian dalam kegiatan Pembinaan Rois dan Prodiakon se-Kalurahan Pendoworejo yang dilaksanakan di Pendopo Kalurahan Pendoworejo, Rabu (13/8/2026) pagi.

Kegiatan tersebut menghadirkan dua Penyuluh Agama Islam KUA Girimulyo sebagai narasumber, yakni Budi Riyanta, S.Ag., yang menyampaikan materi tentang moderasi beragama, serta Noor Fitriyah, S.Pd.I., dengan materi menyiapkan generasi berkualitas. Pembinaan diikuti oleh para Rois dan Prodiakon se-Kalurahan Pendoworejo sebagai bagian dari upaya meningkatkan wawasan dan kapasitas tokoh agama dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat.

Dalam penyampaian materi moderasi beragama, Budi Riyanta menekankan pentingnya membangun pemahaman keagamaan yang seimbang, tidak berlebihan, serta mampu menghargai perbedaan. Moderasi beragama menjadi penting dalam kehidupan masyarakat yang memiliki latar belakang dan keberagaman, sehingga nilai-nilai agama dapat hadir sebagai sumber kedamaian dan perekat kehidupan bersama.

“Moderasi beragama bukan berarti mengurangi nilai-nilai agama, tetapi bagaimana kita menjalankan ajaran agama dengan tetap menghargai perbedaan, menjaga keseimbangan, serta mengedepankan sikap toleran dalam kehidupan bermasyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Noor Fitriyah mengajak para peserta untuk memberikan perhatian terhadap pentingnya menyiapkan generasi berkualitas. Menurutnya, pembentukan generasi tidak cukup hanya dengan memberikan pengetahuan, tetapi juga membutuhkan penanaman nilai agama, akhlak, karakter, serta keteladanan dari lingkungan keluarga dan masyarakat.

“Menyiapkan generasi berkualitas merupakan tanggung jawab bersama. Anak-anak membutuhkan lingkungan yang memberikan keteladanan, perhatian, sekaligus nilai-nilai agama dan karakter yang kuat agar mereka mampu menghadapi tantangan zaman,” ungkapnya.

Kedua materi tersebut memiliki keterkaitan erat dengan peran Rois dan Prodiakon sebagai tokoh yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Selain menjalankan tugas-tugas keagamaan, mereka juga memiliki kesempatan untuk menjadi teladan, memberikan pemahaman keagamaan yang menyejukkan, serta turut mendampingi masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan sosial dan keagamaan.

Melalui pembinaan ini, KUA Girimulyo turut memperkuat sinergi dengan para tokoh agama di tingkat kalurahan. Kehadiran penyuluh agama dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan fungsi pembinaan dan penyuluhan keagamaan kepada masyarakat, sekaligus memperluas jangkauan edukasi mengenai moderasi beragama dan penguatan ketahanan generasi.

Kepala KUA Girimulyo, Ahmad Wardani, S.Ag., M.Pd., mengapresiasi terselenggaranya kegiatan pembinaan tersebut sebagai langkah positif dalam meningkatkan kapasitas para tokoh agama di tingkat kalurahan. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dalam memperkuat peran Rois dan Prodiakon di tengah masyarakat, khususnya dalam menjaga harmoni kehidupan beragama serta membangun keteladanan di lingkungan masing-masing.

Kegiatan pembinaan diharapkan tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Para Rois dan Prodiakon diharapkan mampu menjadi penggerak nilai-nilai moderasi, keteladanan, dan pembinaan karakter di lingkungan masing-masing, sehingga turut berkontribusi dalam menciptakan masyarakat Pendoworejo yang rukun, harmonis, dan mampu menyiapkan generasi yang berkualitas.(hdf/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *