Tingkatkan Sinergi dan Bahas Program Ekoteologi, KUA Pengasih Gelar Rakor Sambil Santap Siang Bersama

Kulon Progo (KUA Pengasih) – Kantor Urusan Agama (KUA) Pengasih menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) internal yang dikemas secara santai dan hangat di Omah Toping pada Senin (10/8/2026). Berlangsung di tengah jam makan siang, suasana penuh keakraban ini menjadi ajang konsolidasi sekaligus evaluasi berbagai agenda penting lembaga.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H, S.H.I., M.S.I., menyampaikan apresiasi tinggi dan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran pegawai atas kerja keras serta kekompakan yang telah ditunjukkan sehingga hasil IKM tetap bertahan dengan nilai 99,32. “Saya sangat berterima kasih kepada seluruh tim KUA Pengasih yang terus saling bersinergi dan bahu-membahu. Berbagai program mulai dari Geber Mas, Dinamit, hingga agenda silaturrahim dengan tokoh-tokoh masyarakat dapat terlaksana dengan sangat baik berkat kolaborasi kita semua,” tutur Rangga.

Tidak hanya mengapresiasi kinerja tim, Rangga juga memanfaatkan momen tersebut untuk mematangkan langkah strategis salah satunya terkait kesiapan implementasi program inovatif berbasis lingkungan di lingkungan kerja.

“Ke depan, kita fokus membahas peningkatan penataan program Ekoteologi dan layanan keagamaan berdampak. Saya berharap semangat ramah lingkungan ini bisa menjadi gerakan nyata yang menginspirasi masyarakat,” tambahnya.

M. Nur Charir, salah satu tim KUA Pengasih yang turut hadir dalam rakor tersebut, menyambut positif arahan Kepala KUA dan merasa optimis terhadap keberlanjutan program-program yang digagas.

“Rakor sambil makan siang seperti ini membuat suasana diskusi jadi lebih cair namun tetap produktif. Kami selalu siap mendukung penuh dan menyukseskan program Ekoteologi serta program prioritas lainnya. Sinergi ini akan terus kami jaga demi memberikan pelayan terbaik bagi masyarakat Pengasih,” ujar Nur Charir.

Melalui kegiatan koordinasi ini, KUA Pengasih berkomitmen untuk terus memperkuat soliditas internal dan menghadirkan inovasi pelayanan keagamaan yang berdampak luas bagi masyarakat.(lua/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *