Uji Ketangkasan dan Gotong Royong, Kepala Musera Imbau Kerja Sama Solid dalam Lomba  

Kulon Progo (Musera) – Kemeriahan dalam menyongsong HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin membakar semangat seluruh keluarga besar MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera). Pada Jum’at (14/8/2026) pagi, seluruh murid berkumpul memenuhi halaman madrasah untuk menyaksikan jalannya perlombaan estafet bola menggunakan kain sarung yang diikuti oleh perwakilan kelompok kelas atas.

Kompetisi unik ini mempertemukan tim perwakilan yang terdiri dari empat anak dari masing-masing kelas IV, V, dan VI. Koordinator lomba, Fita Haryanti, S.Or., bergerak aktif di tengah halaman untuk memberikan instruksi mendalam mengenai aturan main estafet yang membutuhkan ketangkasan ekstra tersebut.

“Anak-anak, tolong perhatikan teknisnya dengan baik. Dalam satu tim, satu kain sarung harus dipegang oleh dua orang. Pola permainannya adalah bola dilempar menggunakan sarung tersebut dan harus diterima menggunakan sarung oleh dua orang rekan tim lainnya di depan,” ujarnya.

“Setelah berhasil melempar, dua orang yang di belakang tadi harus segera pindah tempat ke depan dengan cara berlari menerobos melewati bawah kain sarung temannya, kemudian bersiap menerima umpan bola kembali dari rekan se-tim. Begitu seterusnya hingga kalian berhasil mencapai garis finis. Ingat, jika bolanya jatuh ke tanah, kalian harus sportif dan mengulanginya lagi dari titik awal,” jelas Fita.

Aksi oper bola yang penuh konsentrasi dan kelincahan ini memerlukan keselarasan gerak yang tinggi. Kepala Madrasah, Sumarsih, M.S.I., yang memantau langsung dari tepi halaman, mengimbau seluruh peserta untuk mengutamakan komunikasi dan kekompakan kelompok selama bertanding. “Perlombaan estafet bola dengan kain sarung ini adalah simulasi nyata dari pentingnya gotong royong. Saya mengimbau kepada seluruh peserta untuk membangun kerja sama tim yang solid dan menjaga komunikasi yang baik. Tidak perlu terburu-buru hingga mengabaikan kekompakan, karena keseimbangan dan ritme yang sama antar-anggota tim adalah kunci utama untuk mencapai kemenangan. Tetap semangat dan tunjukkan sportivitas kalian,” ujar Kamad.

Suasana halaman madrasah pun mendadak riuh bergemuruh oleh yel-yel dukungan dari para penonton. Salah satu murid Musera, Nabila Kinanti Wardoko tampak berada di baris depan penonton untuk menyemangati teman-teman sekelasnya yang sedang berjuang di arena lomba. ”Ayo teman-teman, fokus dan kompak terus! Jangan sampai bolanya jatuh. Kami semua di sini mendukung kalian sampai garis finis. Semangat, kalian kompak dan keluar sebagai juara hari ini!” seru Nabila. (ist/abi).

#KementerianSemuaAgama

#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *