Amanat Pembina Upacara Musera, Tekankan Kebersihan dan Stop Bullying

Kulon Progo (Musera) – MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera) mengawali pekan dengan melaksanakan kegiatan Upacara Bendera rutin pada Senin (21/9/2026) pagi. Bertempat di halaman madrasah, upacara diikuti oleh seluruh murid, guru, dan tenaga kependidikan dengan penuh khidmat. Bertugas sebagai petugas upacara adalah kelas V dan guru Musera yang bertindak sebagai Pembina Upacara, Nur Hidayat, S.Pd.

Nur memberikan amanat menyentuh yang berfokus pada pembentukan karakter anak. Ia mengingatkan para murid tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan melarang keras adanya tindakan perundungan di lingkungan madrasah. ”Madrasah adalah rumah kedua kita. Maka kebersihan harus selalu dijaga dengan membuang sampah pada tempatnya. Selain itu, saya berpesan agar tidak ada yang saling membuli atau mengolok-olok teman. Kita semua bersaudara, jadi harus saling menyayangi, menghormati, dan mendukung satu sama lain,” tegasnya.

Kelancaran jalannya upacara bendera tersebut mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Madrasah Musera, Sumarsih, M.S.I. Ia memuji performa para petugas upacara yang tampil percaya diri serta kedisiplinan para peserta yang mengikuti barisan dengan tertib hingga selesai. “Saya sangat mengapresiasi atas lancarnya upacara pagi ini. Terima kasih kepada para petugas yang sudah berlatih dengan baik dan para murid yang mengikuti upacara dengan khidmat. Semoga poin penting dalam amanat pembina tadi benar-benar diterapkan dalam perilaku sehari-hari demi kenyamanan belajar kita bersama,” tutur Kamad.

Nasihat yang disampaikan oleh pembina upacara ternyata membekas di hati para murid. Terutama bagi murid-murid kelas atas. Salah satunya, Restunisa Nugrahani mengaku sangat senang mendengarkan amanat tersebut. Karena dinilai sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari di madrasah. ”Saya senang sekali dengan amanat dari pembina hari ini. Nasihatnya mengingatkan bahwa kita harus selalu menjaga kebersihan madrasah agar tetap asri. Selain itu, pesannya agar tidak saling mengolok-olok teman juga membuat kami sadar untuk selalu menjaga kerukunan di kelas,” ungkap Restunisa.

Melalui pelaksanaan upacara bendera yang berjalan sukses ini MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera) berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan madrasah yang bersih, aman, dan bebas dari tindakan bullying. Upacara bendera pagi itu kemudian dibubarkan secara teratur, dilanjutkan dengan bersalaman antara murid dan guru sebelum memasuki ruang kelas masing-masing. (ist/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *