Guru MIM Kenteng Manfaatkan Media Digital Poki untuk Asah Kemampuan Matematika Murid

Kulon Progo (MIM Kenteng) – MIM Kenteng terus mendorong pemanfaatan teknologi digital sebagai bagian dari pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan bagi murid. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui pemanfaatan media digital Poki dalam kompetisi Matematika online yang dilaksanakan pada Rabu (23/9/2026) di ruang kelas madrasah.

Kepala MIM Kenteng, Murtana, S.Pd.I., mendukung pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran murid madrasah. “Pemanfaatan teknologi dapat menjadi sarana pendukung pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan zaman. Kami ingin murid madrasah mampu memanfaatkan teknologi secara positif untuk belajar, berlatih, dan mengembangkan kemampuan yang mereka miliki,” jelas Murtana.

Guru Madrasah, Rizco Ardian Saputro, M.Pd. mengungkapkan pemanfaatan media digital dalam kegiatan belajar di kelasnya. “Kami memanfaatkan media digital poki dalam belajar hitung dasar Matematika. Kegiatan kami ramu dalam sebuah kompetisi online Matematika. Dengan media yang interaktif, murid dapat berlatih menyelesaikan soal sekaligus belajar berpikir cepat, teliti, dan logis,” ungkap Rizco.

“Media Poki digunakan sebagai salah satu sarana permainan dan aktivitas digital yang mendukung suasana belajar agar lebih interaktif. Guru tetap memberikan pendampingan dan arahan. Sehingga penggunaan teknologi tidak hanya menjadi aktivitas bermain. Tetapi juga diarahkan untuk mendukung proses belajar dan pengembangan kemampuan murid madrasah,” tambah Rizco.

Murid Madrasah, Agung Maulana tampak antusias dalam kegiatan belajar. “Saya merasa belajar Matematika terasa lebih menyenangkan. Saya juga senang karena bisa belajar Matematika sambil menggunakan media digital. Kegiatan ini membuat saya lebih tertantang untuk menyelesaikan soal dengan cepat dan tepat,” ujar Agung.

Melalui kegiatan kompetisi Matematika online dengan Poki, MIM Kenteng berharap murid semakin percaya diri dalam menghadapi tantangan pembelajaran. Sekaligus mampu menggunakan teknologi secara bijak dan produktif. Semoga inovasi pembelajaran berbasis digital ini dapat terus berkembang dan menjadikan murid adaptif terhadap perkembangan teknologi. (ras/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *