“Kita Berasal dari Surga”, Penyuluh KUA Nanggulan Ajak Jemaah Al-Falah Renungkan Asal-Usul Manusia
Kulon Progo (KUA Nanggulan) — KUA Kapanewon Nanggulan menggelar kegiatan rutin TASBIH (Tadabbur Safari Sholat Dhuhur Berjamaah dan Istiqomah) di Masjid Al-Falah, Tegalsari, Wijimulyo, Rabu (23/9/2026). Kegiatan ini dihadiri Kepala KUA, para penyuluh agama Islam, staf, serta jemaah masjid setempat.
Seusai salat duhur berjemaah, acara dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan Penyuluh Agama Islam KUA Nanggulan, Ngatijo, S.E. Ia mengajak jemaah merenungi hakikat penciptaan manusia dan tujuan hidup di dunia.

“Hati kita sejatinya selalu merindukan kedekatan dengan Allah, dan rindu itu hanya bisa terobati dengan mengingat-Nya,” ujar Ngatijo mengawali tausiahnya.
Ia kemudian menjelaskan makna Surat Taha ayat 1-3, yang menegaskan bahwa Al-Qur’an diturunkan bukan untuk menyusahkan manusia, melainkan sebagai peringatan bagi mereka yang hatinya takut kepada Allah.
“Allah menegaskan bahwa Al-Qur’an bukanlah beban yang menyusahkan, melainkan obat dan penenang hati. Ia diturunkan sebagai peringatan bagi mereka yang hatinya masih hidup dan takut kepada Allah. Maka jangan pernah merasa berat untuk membaca dan mengamalkan Al-Qur’an, karena justru di situlah letak ketenangan yang kita cari,” ujar Ngatijo.

Ia juga mengingatkan bahwa manusia sering lupa akan tujuan hidup yang sebenarnya karena terlalu sibuk mengejar dunia, sehingga penting untuk senantiasa mengingat Allah dalam setiap langkah kehidupan.
Takmir Masjid Al-Falah, Sukirdi, menyampaikan terima kasih atas kunjungan tim KUA Nanggulan.
“Kami sangat berterima kasih kepada KUA Nanggulan yang telah hadir di masjid kami. Tausiahnya sangat menyentuh dan mengingatkan kami akan tujuan hidup yang sebenarnya. Semoga jemaah semakin rajin mengaji dan memakmurkan masjid,” ujar Sukirdi.
Kegiatan TASBIH ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antara tim KUA dengan takmir serta jemaah Masjid Al-Falah. (cho/mel)




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!