KUA Nanggulan Bekali 14 Pasang Catin Ilmu Keluarga dan Bibit Pohon

Kulon Progo (KUA Nanggulan) — KUA Kapanewon Nanggulan menggelar Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi 14 pasang calon pengantin (catin), Rabu (16/9/2026). Selain mendapat pemahaman membangun keluarga sakinah, para peserta juga menerima bibit pohon untuk ditanam di rumah masing-masing.

Bimwin kali ini merupakan hasil kolaborasi KUA Nanggulan dengan Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan UPTD Puskesmas Nanggulan. Sinergi lintas sektor ini menjadi komitmen KUA dalam melaksanakan bimbingan perkawinan yang menyeluruh, mencakup aspek spiritual, kesehatan, dan lingkungan.

Penghulu KUA Kapanewon Nanggulan, Ahmad Mahmudi, S.H.I., menyampaikan bahwa Bimwin bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan investasi jangka panjang bagi ketahanan keluarga.

“Bimwin ini adalah bekal untuk membangun rumah tangga yang kokoh. Kami tidak hanya membekali dengan ilmu agama dan kesehatan reproduksi, tetapi juga menanamkan kesadaran bahwa keluarga yang sakinah adalah keluarga yang juga menjaga lingkungannya. Karena itu, kami ajak para catin menanam pohon sebagai wujud ekoteologi Kementerian Agama,” ujar Ahmad Mahmudi.

Ia menambahkan bahwa bibit pohon yang diberikan bukan sekadar simbol, melainkan amanah yang harus dirawat, sebagaimana keluarga yang terus bertumbuh dalam kebersamaan.

Salah satu calon pengantin, Anwar Kurniawan, mengaku mendapatkan wawasan baru dari kegiatan ini.

“Alhamdulillah, Bimwin ini sangat bermanfaat. Saya jadi tahu banyak hal tentang kesehatan reproduksi dan psikologi keluarga. Yang paling menarik, kami diajak peduli lingkungan dengan menanam pohon. Ini pengalaman yang tidak akan saya lupakan,” ujar Anwar.

Ia menambahkan bahwa dirinya siap merawat bibit pohon bersama calon istrinya.

“Kami akan menanam pohon ini di halaman rumah kami nanti. Semoga tumbuh subur dan menjadi saksi perjalanan keluarga kami,” tuturnya.

Melalui Bimwin kolaboratif ini, KUA Nanggulan berkomitmen menghadirkan layanan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga berdampak nyata, dengan membekali pasangan calon pengantin menjadi keluarga yang tangguh, sehat, dan peduli lingkungan. (cho/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *