Lima Cahaya
Naza Putra Prayoga
MTsN 5 Kulon Progo
Pagi itu sejarah mencatat pilu,
Tujuh putra bangsa pergi dahulu,
Demi Pancasila yang takkan layu,
Mereka korbankan jiwa raga.
Namun dari darah itu tumbuh harapan,
Garuda tak tumbang oleh pengkhianatan,
Pancasila berdiri dengan kekuatan,
Menjadi benteng pertahanan.
Ke-Tuhanan jadi cahaya pertama,
Kemanusiaan jaga sesama,
Persatuan erat tak terpisah,
Kerakyatan bijak dalam musyawarah.
Keadilan jadi tujuan akhir,
Untuk semua rakyat hadir,
Inilah lima janji sakti,
Yang jaga Indonesia abadi.
Satu Oktober kita mengenang,
Bukan sekadar upacara datang,
Tapi janji untuk terus berjuang,
Merawat Pancasila sepanjang zaman.



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!