MIN 2 Kulon Progo Tabur Benih Ikan Nila

Kulon Progo (MIN2KP) – MIN 2 Kulon Progo terus berupaya mewujudkan lingkungan madrasah yang peduli dan ramah lingkungan. Salah satunya melalui pemanfaatan air bekas cuci tangan untuk kegiatan pemeliharaan ikan. Pada Senin (31/8/2026), MIN 2 Kulon Progo melaksanakan kegiatan tabur benih ikan nila di kolam yang berada di area madrasah.

Kolam tersebut dibuat sebagai salah satu bentuk inovasi dalam memanfaatkan air bekas cuci tangan agar tidak terbuang begitu saja. Air yang telah digunakan untuk mencuci tangan dimanfaatkan untuk mendukung pemeliharaan ikan nila. Sehingga diharapkan dapat memberikan manfaat. Sekaligus menjadi sarana edukasi lingkungan bagi warga madrasah.

Kegiatan tabur benih ikan nila dilakukan oleh Ketua Komite MIN 2 Kulon Progo, Sujono yang didampingi oleh Kepala MIN 2 Kulon Progo, Hartati, S.Pd.I., M.Pd., serta para guru, pegawai. Sejumlah murid juga turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Dengan penuh antusias, para murid mengikuti proses penebaran benih ikan nila ke dalam kolam.

Kepala MIN 2 Kulon Progo, Hartati menyampaikan bahwa pemanfaatan air bekas cuci tangan untuk pemeliharaan ikan merupakan bagian dari upaya madrasah dalam menanamkan kepedulian terhadap lingkungan kepada murid.

“Melalui kegiatan sederhana seperti ini anak-anak belajar bahwa air yang sudah digunakan masih dapat dimanfaatkan kembali dengan cara yang tepat. Selain menjaga lingkungan, kegiatan ini juga menjadi pembelajaran langsung bagi murid tentang bagaimana memanfaatkan sumber daya yang ada di lingkungan madrasah,” tuturnya.

Sementara itu Ketua Komite MIN 2 Kulon Progo, Sujono mengapresiasi langkah madrasah dalam mengembangkan kegiatan yang mendukung kepedulian lingkungan. Menurutnya, kolaborasi antara madrasah, komite, guru, dan siswa sangat penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, hijau, dan berkelanjutan.

Kegiatan pemeliharaan ikan nila ini diharapkan dapat terus dikembangkan dan menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual bagi murid. Selain itu, keberadaan kolam ikan di lingkungan madrasah dapat menjadi sarana edukasi. Yakni untuk mengenalkan pentingnya menjaga air, memanfaatkan sumber daya secara bijak, serta membangun kebiasaan peduli lingkungan sejak dini. (ttk/abi).

#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *