Murid MIN 2 Kulon Progo Belajar Tumbuhan Peka Terhadap Rangsangan
Kulon Progo (MIN2KP) — Sebanyak 22 murid kelas 3A MIN 2 Kulon Progo mengikuti kegiatan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) dengan praktik langsung di lingkungan madrasah. Kegiatan tersebut mengangkat materi tentang tumbuhan yang peka terhadap rangsangan. Yakni dengan mengamati dan menyentuh tanaman putri malu.
Para murid diajak keluar kelas untuk mengamati berbagai makhluk hidup yang ada di lingkungan MIN 2 Kulon Progo. Salah satu kegiatan yang menarik perhatian murid adalah praktik menyentuh daun tanaman putri malu. Hal ini disampaikan guru kelas 3A, Sri Handani Widiyaningrum, S.Ag. di sela-sela kegiatan, Kamis (10/9/2026) pagi.
“Saat disentuh, daun putri malu menunjukkan respons dengan mengatup atau menutup. Peristiwa tersebut membuat murid antusias. Karena mereka dapat melihat secara langsung contoh tumbuhan yang memberikan respons terhadap rangsangan dari lingkungan,” ungkap Sri Handani.

“Selain mengamati putri malu, murid juga menemukan dan mengamati bekicot yang berada di lingkungan madrasah. Ketika mendapatkan sentuhan atau rangsangan dari luar, bekicot menunjukkan respons dengan memasukkan tubuhnya ke dalam cangkang. Hal ini sebagai bentuk perlindungan diri,” imbuhnya.
Kegiatan pembelajaran di luar kelas ini memberikan pengalaman yang berbeda bagi murid. Mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan melalui penjelasan guru. Tetapi juga dapat mengamati secara langsung berbagai respons makhluk hidup terhadap rangsangan di lingkungan sekitar,” lanjut Sri Handani.
Kepala MIN 2 Kulon Progo, Hartati, S.Pd.I., M.Pd., turut mendukung kegiatan pembelajaran berbasis praktik tersebut. “Pembelajaran secara langsung akan membantu siswa memahami materi dengan lebih mudah karena mereka dapat melihat, menyentuh, dan mengamati objek yang dipelajari,” ujar Hartati,
“Dengan kegiatan seperti ini pembelajaran IPAS menjadi lebih menyenangkan dan bermakna. Murid diharapkan semakin memahami bahwa makhluk hidup memiliki kemampuan untuk merespons berbagai rangsangan dari lingkungan di sekitarnya,” pungkas Hartati. (dan/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!