Pahami Pemutakhiran Data dan Manfaatkan Waktu, KUA Pengasih Edukasi KPM PKH Karongan

Kulon Progo (KUA Pengasih) – Sinergi antara Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, Muhammad Musodiqin, S.Sos., dan Pendamping PKH, Eny Puri Rahayu, kembali berlanjut dalam pertemuan rutin Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH di kediaman Sudiyem, RT 04 Karongan, Kedungsari, Pengasih, Kamis (10/09/26) pukul 11.00 WIB.

Dalam kesempatan tersebut, Eny Puri Rahayu memaparkan mekanisme pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) terkait faktor penyebab kenaikan desil. Eny menjelaskan bahwa penambahan aset atau perbaikan kondisi ekonomi keluarga secara otomatis akan meningkatkan posisi desil KPM. Kenaikan desil ini menjadi indikator objektif bahwa tingkat kesejahteraan keluarga telah membaik, yang berkonsekuensi pada graduasi atau berhentinya kepesertaan PKH agar bantuan dapat dialihkan secara adil.

Menyikapi hal tersebut, Muhammad Musodiqin memberikan muatan kerohanian melalui pesan Hadis Riwayat Bukhari mengenai pentingnya mensyukuri dua nikmat utama yang sering diabaikan manusia, yaitu kesehatan dan waktu luang. Ia mengajak para peserta untuk memanfaatkan waktu dan kesehatan secara produktif, termasuk dalam mengelola usaha serta aset keluarga agar mampu mencapai kemandirian ekonomi secara konsisten.

Menanggapi kegiatan edukatif ini, Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga, S.H.I., M.S.I., menyampaikan pandangannya.

“Graduasi PKH akibat kenaikan desil adalah capaian positif yang patut disyukuri. Kami berharap pembekalan spiritual dari Penyuluh Agama dapat memotivasi warga untuk terus memanfaatkan nikmat sehat dan kesempatan yang ada secara produktif, sehingga kemandirian ekonomi yang diraih menjadi semakin mantap dan penuh keberkahan,” tutur Rangga.(lua/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *