Ratusan Murid Madrasah Kulon Progo Ikuti OMI

Kulon Progo (Kankemenag) – Sebanyak 408 murid madrasah di Kulon Progo siap mengikuti kompetisi. Yakni dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat kabupaten. Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kankemenag Kulon Progo, Muhamad Dwi Putranto, S.Pd. M.M. menyampaikan hal itu dalam laporannya pada Pembukaan OMI yang berlangsung di Aula Riptaloka kantor setempat, Senin (7/9/2026) pagi.

“Peserta OMI tahun ini meningkat 82 persen. Untuk jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) diikuti oleh 147 peserta. Madrasah Tsanawiyah (MTs) sejumlah 121 anak mengikuti kompetisi ini. Sedangkan untuk jenjang Madrasah Aliyah (MA) dengan jumlah peserta 140 murid. Jadi untuk OMI tahun ini secara total diikuti oleh 408 peserta dari seluruh madrasah di Kulon Progo,” ujarnya.

“OMI tahun ini dengan tagline Islam, sains, dan ekoteologi: Menumbuhkan talenta serta menggerakkan inovasi madrasah untuk Indonesia maju. Dengan kerjasama yang matang dari K2M, semoga OMI dapat terlaksana sesuai harapan,” imbuh Dwi Putranto.

“Dengan persiapan yangmatang dari para peserta, kami berharap yang terjaring maju provinsi bisa sampai ke tingkat nasional,” pungkasnya.

Kepala Kankemenag Kulon Progo, H.M. Wahib Jamil, S.Ag. M.Pd. menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas terlaksananya OMI tingkat kabupaten. “Semoga berjalan baik tanpa halangan dan berkontribusi peningkatan kualitas madrasah. Bagi peserta, semoga OMI ini menjadi pemacu bagi peningkatan kualitas diri dan menjadi bekal untuk menapaki masa depan yang lebih baik,” ucap Kakan.

“Salah satu usaha meningkatkan keunggulan seseorang yakni dengan kompetisi/fastabikul khairat. OMI menjadi ajang dan ruang untuk menggali potensi seluruh madrasah. Sehingga diharapkan dapat diikuti secara optimal sesuai kemampuan masing-masing agar kualitas madrasah semakin baik. Kompetisi ini menjadi ruang untuk mengembangkan potensi diri dalam menghadapi dunia yang selalu berubah. Sehingga ke depan akan menjadi pemenang dan bekal masa depan,” imbuhnya.

“Mari jaga integritas, kejujuran, dan sportivitas. Jadikan sebagai nilai yang fundamental untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Jadikan OMI menjadi pemacu dan motivasi untuk terus belajar. Jadikan ruang untuk berkompetisi dalam segala aspek. Oleh karena itu OMI yang dilaksanakan secara berjenjang ini harus disiapkan secara optimal. Maksimalkan diri kita dalam berusaha. Jadikan Quran dan sunah sebagai sumber ilmu. Semoga perwakilan dari Kulon Progo bisa maju ke tingkat nasional,” pesan Jamil.

Untuk pelaksanaan OMI tingkat kabupaten ini dilaksanakan di 3 titik lokasi. Yakni MAN 1 Kulon Progo, MAN 2 Kulon Progo, dan MAN 3 Kulon Progo. Selain diikuti oleh madrasah, OMI tingkat Kabupaten Kulon Progo tersebut juga diikuti oleh murid dari SMP Madinah El Quds dan SMAIT Abu Bakar Boarding School.

Pelaksanaan OMI berlangsung selama 3 hari, Senin-Rabu, 7 hingga 9 September 2026. (abi).

#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *