Semarakkan “Berkah dengan Al-Qur’an”, Siswa MTsN 4 Kulon Progo Hadiri Pengajian di Masjid Al Hidayatul Mustafidin

Kulon Progo (MTsN 4 Kulon Progo) — Siswa MTsN 4 Kulon Progo turut berpartisipasi dalam kegiatan pengajian bertema “Berkah dengan Al-Qur’an” yang diselenggarakan melalui kolaborasi BADKO Girimulyo, BWA (Badan Wakaf Al-Qur’an), dan Takmir Masjid Al Hidayatul Mustafidin, Rabu (3/9). Kegiatan berlangsung di Masjid Al Hidayatul Mustafidin dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat Kapanewon Girimulyo.
Pengajian tersebut dihadiri oleh Panewu Girimulyo, para lurah se-Kapanewon Girimulyo, pengurus BADKO Girimulyo, tokoh masyarakat, masyarakat sekitar, serta siswa MTsN 4 Kulon Progo. Kehadiran para siswa didampingi oleh sejumlah guru dan tenaga kependidikan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan sekaligus upaya menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap Al-Qur’an.
Sebelum tausiyah dimulai, kegiatan diawali dengan penyerahan piala kepada santriwan dan santriwati yang berhasil meraih prestasi dalam ajang Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) Rayon Kapanewon Girimulyo.
Salah satu penerima penghargaan tersebut adalah Syifa Embun Kirana, siswi kelas 7A MTsN 4 Kulon Progo. Syifa berhasil meraih Juara 1 Cabang Kaligrafi Kelompok TQA. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi madrasah sekaligus menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan bakat di bidang keagamaan.
Memasuki acara inti, jamaah mendapatkan tausiyah dari KH. Muhammad Syauqi MZ, yang merupakan putra almarhum dai kondang KH. Zainuddin MZ. Dalam ceramahnya, KH. Muhammad Syauqi MZ mengajak seluruh hadirin untuk membaca Al-Qur’an sebagai kebiasaan yang dilakukan secara istiqomah dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menganjurkan agar umat Islam membiasakan diri membaca Al-Qur’an sedikitnya 100 ayat setiap hari. Menurutnya, apabila kebiasaan tersebut dilakukan secara konsisten, seseorang dapat menyelesaikan khatam Al-Qur’an dalam waktu sekitar satu setengah bulan.
Pesan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi motivasi bagi orang dewasa, tetapi juga dapat ditanamkan kepada generasi muda agar Al-Qur’an senantiasa menjadi bagian dari kehidupan mereka.
Salah satu guru pendamping Siti Munafiah, S.Pd., yang juga merupakan guru PAI MTsN 4 Kulon Progo, menyampaikan harapannya agar para siswa tidak hanya mendengarkan tausiyah, tetapi juga mampu menerapkan pesan-pesan yang disampaikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapannya anak-anak dapat mengambil dan mengimplementasikan apa yang telah disampaikan oleh penceramah dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membiasakan diri membaca Al-Qur’an dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” ungkap Siti Munafiah.
Keikutsertaan siswa MTsN 4 Kulon Progo dalam pengajian “Berkah dengan Al-Qur’an” menjadi bagian dari pembinaan karakter dan penguatan pendidikan keagamaan di madrasah. Selain menambah wawasan keislaman, kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi siswa untuk berinteraksi dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat mencintai, membaca, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. (srm/don)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!