Tanamkan Adab dan Nasionalisme, Musera Biasakan Hormat Bendera

Kulon Progo (Musera) – MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera) terus konsisten menanamkan nilai-nilai luhur kepada para muridnya melalui pembiasaan sebelum meninggalkan madrasah. Setiap hari saat bel pulang berbunyi, para murid diwajibkan berbaris rapi, hormat kepada bendera Merah Putih dan dilanjutkan dengan bersalaman dengan guru. Agenda penuh khidmat tersebut nampak jelas berjalan dengan tertib dan teratur pada Rabu (23/9/2026) siang, tepat sebelum anak-anak kembali ke rumah masing-masing.

Guru Kelas V Musera, Vina Alfiani, S.Pd., mengungkapkan bahwa rutinitas ini dirancang sebagai fondasi kuat dalam membangun kepribadian anak yang berimbang antara rasa cinta tanah air dan nilai moral. ”Rutinitas ini adalah bagian dari pendidikan karakter. Yakni untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan pembiasaan adab sopan santun pada anak-anak sejak usia dini. Dengan menghormati bendera, mereka belajar menghargai bangsa. Dengan bersalaman, mereka membiasakan diri untuk menghormati orang yang lebih tua serta menjaga silaturahmi yang hangat dengan gurunya,” jelas Vina.

Aksi positif yang melibatkan seluruh warga madrasah ini mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Musera, Sumarsih, M.S.I. Ia menegaskan bahwa pembentukan karakter yang sukses tidak bisa instan. Melainkan harus dibentuk dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara berulang setiap harinya.

”Saya sangat mengapresiasi rutinnya pembiasaan baik ini sebelum pulang dari madrasah. Budaya salaman dan hormat bendera ini efektif membentuk murid Musera agar tidak hanya cerdas di bidang akademik. Tetapi juga memiliki tata krama yang baik dan jiwa nasionalisme yang kokoh saat terjun ke masyarakat nanti,” tutur Kamad.

Suasana di koridor kelas pun terasa sangat hangat ketika para murid berbaris rapi menunggu giliran untuk bersalaman dengan senyum ceria. Salah satu murid Kelas V, Hana Aqeela Khairunnisa mengaku sangat senang mengikuti tradisi pulang madrasah ini. Karena membuatnya merasa lebih dekat sekaligus menunjukkan baktinya kepada sang guru.

”Saya merasa senang sekali dengan pembiasaan ini. Karena lewat salaman sebelum pulang, kita bisa menunjukkan rasa sayang dan hormat kepada guru yang sudah mengajar seharian. Rasanya juga seru bisa kompak hormat bendera sama teman-teman sekelas sebelum pulang,” kata Hana.

Melalui penerapan pembiasaan yang konsisten ini, MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera) berharap nilai-nilai kesopanan dan cinta tanah air dapat terus melekat menjadi kepribadian yang permanen pada diri anak hingga mereka dewasa. (ist/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *