Tingkatkan Kemandirian KPM PKH, KUA Pengasih Edukasi Pengolahan Pupuk Organik dan Keberkahan Harta

Kulon Progo (KUA Pengasih) — Upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis pemanfaatan lingkungan terus digalakkan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH). Langkah nyata ini diwujudkan melalui Pertemuan Peningkatan Kapasitas Keluarga (P2K2) yang berlangsung di rumah Jumarni, Cumetuk RT 023 / RW 011, Kedungsari, Pengasih, pada Rabu (23/9/2026) pukul 10.00 WIB.

Dalam pertemuan tersebut, Pendamping PKH, Eny Puri Rahayu, menyampaikan edukasi praktis mengenai pemanfaatan dan pengolahan sampah rumahan menjadi pupuk organik. Menurutnya, pengolahan limbah dapur menjadi pupuk organik memberikan manfaat ganda bagi anggota KPM PKH.

“Pupuk organik hasil olahan sampah mandiri tidak hanya menghemat pengeluaran, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman Pekarangan Pangan Lestari (P2L) milik warga. Bahkan jika diproduksi secara rutin, pupuk ini bernilai ekonomis dan dapat dijual sebagai produk usaha tambahan keluarga,” terang Eny.

Melengkapi dimensi pemberdayaan tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, Muhammad Musodiqin, S.Sos., hadir memberikan penyuluhan keagamaan terkait pentingnya menyucikan harta serta saling mendoakan dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam tausiyahnya, Muhammad Musodiqin mengupas petunjuk Al-Qur’an Surat At-Taubah ayat 103: “Ambillah zakat dari harta mereka guna menyucikan dan membersihkan mereka, dan doakanlah mereka karena sesungguhnya doamu adalah ketenteraman bagi mereka. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. At-Taubah: 103)

Melalui pemaparan ayat tersebut, Musodiqin menekankan bahwa setiap rezeki atau hasil usaha yang diperoleh termasuk dari unit usaha mandiri hendaknya senantiasa dibersihkan dan disucikan melalui zakat, infak, maupun sedekah. Harta yang bersih dan diiringi doa akan mendatangkan ketenangan jiwa, keberkahan, serta ketenteraman di dalam keluarga.

Menyoroti kegiatan ini, Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga, S.H.I, M.S.I, menyampaikan bahwa sinergi antara pelatihan pemanfaatan limbah rumahan dari PKH dan penguatan spiritual dari KUA Pengasih ini diharapkan mampu memotivasi KPM PKH Padukuhan Cumetuk untuk lebih produktif, mandiri secara ekonomi, serta semakin tangguh secara spiritual.(lua/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *