Tumbuhkan Jiwa Nasionalisme, Musera Gemakan Indonesia Raya
Kulon Progo (Musera) – Guna memperkuat karakter cinta tanah air di kalangan generasi muda, Kepala MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera) mulai menerapkan pembiasaan baru. Yakni berupa menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya pada Selasa (15/9/2026). Kegiatan nasionalisme ini dilaksanakan secara teratur setiap pagi hari. Tepat setelah seluruh murid menyelesaikan rangkaian rutinitas keagamaan. Salah satunya setelah melantunkan Asmaul Husna bersama.
Guru kelas sekaligus penanggung jawab kegiatan, Wasidah, S.Pd.I., memimpin langsung jalannya pembiasaan baru ini dengan penuh khidmat melalui pengeras suara madrasah. Ia memberikan arahan agar para murid mengambil sikap sempurna saat lagu kebangsaan berkumandang.
”Melalui pembiasaan ini kita ingin memimpin dan melatih seluruh murid untuk menyanyikan lagu kebangsaan dengan penuh penghayatan dan rasa tegap. Sehingga nilai-nilai perjuangan para pahlawan bisa tertanam kuat di dalam dada mereka sebelum mulai belajar,” jelas Wasidah.

Inovasi positif dalam pembentukan karakter bernegara ini mendapatkan apresiasi yang tinggi dari Kepala MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera), Sumarsih, M.S.I. Ia menilai bahwa perpaduan antara nilai religius dan nasionalisme di pagi hari akan melahirkan generasi yang berakhlak mulia sekaligus berjiwa patriot.
”Kami sangat mengapresiasi keberhasilan pelaksanaan kegiatan pagi ini. Sinergi antara lantunan Asmaul Husna dan lagu Indonesia Raya ini adalah langkah nyata madrasah dalam mencetak murid yang unggul secara spiritual dan memiliki rasa cinta mendalam terhadap NKRI,” ujar Kamad.
Dampak positif dari pembiasaan baru ini dirasakan langsung oleh salah satu murid, Chilya Az Zahra. Murid yang ikut aktif menyanyikan lagu kebangsaan tersebut mengaku mendapatkan getaran semangat tersendiri saat menyanyikan lagu Indonesia Raya di awal hari. ”Saya merasa merinding dan tersentuh setiap kali menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya di pagi hari. Suasananya yang khidmat membuat saya jadi lebih bersemangat dan fokus untuk belajar di madrasah,” kata Chilya. (ist/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!