Willy Didan Guru MTsN 4 Kulon Progo Berbagi Inovasi di MGMP Bahasa Indonesia

Kulon Progo (MTsN 4 Kulon Progo) – Kiprah guru MTsN 4 Kulon Progo dalam berbagi pengetahuan dan inovasi pembelajaran kembali mendapat apresiasi. Willy Didan Ferdinan, S.Pd., guru MTsN 4 Kulon Progo, dipercaya menjadi narasumber dalam kegiatan pelatihan yang diselenggarakan oleh MGMP Guru Bahasa Indonesia MTs se-Kabupaten Kulon Progo pada Selasa (1/9/2026), bertempat di MTsN 1 Kulon Progo. Pelatihan tersebut mengangkat materi “Pembuatan Media Game Pembelajaran melalui Gemini AI dan Canva”. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para guru Bahasa Indonesia untuk meningkatkan kompetensi dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan artifisial (AI) dan aplikasi desain digital sebagai sarana menciptakan media pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi.
Dalam kegiatan tersebut, Willy Didan Ferdinan tidak hanya menyampaikan materi secara teoritis, tetapi juga membagikan wawasan dan praktik pemanfaatan Gemini AI serta Canva untuk mengembangkan media game pembelajaran. Pemanfaatan kedua teknologi tersebut diharapkan dapat membantu guru menghadirkan pembelajaran yang lebih kreatif sekaligus meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam proses belajar. Kiprah Willy sebagai narasumber menjadi salah satu bentuk kontribusi guru MTsN 4 Kulon Progo dalam mendukung peningkatan kompetensi sesama pendidik. Berbagi pengalaman dan keterampilan dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran diharapkan dapat memperluas wawasan para guru dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era digital.

Salah satu peserta pelatihan, Ismi Subekti, S.Pd. mengaku puas dengan materi yang disampaikan oleh Willy. Menurutnya, materi yang diberikan sangat bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kegiatan pembelajaran. “Materinya menarik dan memberikan upgrade tentang bagaimana memanfaatkan Gemini AI dan Canva untuk membuat media game pembelajaran. Apalagi narasumber merupakan rekan pengajar kami sendiri di MTsN 4 Kulon Progo, sehingga suasananya terasa lebih dekat dan komunikatif,” ungkap Ismi.
Kegiatan pelatihan MGMP tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan berbagi pengetahuan semata, tetapi dapat ditindaklanjuti dengan penerapan media game pembelajaran di madrasah masing-masing. Dengan semakin banyaknya guru yang mampu memanfaatkan teknologi secara kreatif, proses pembelajaran diharapkan menjadi lebih menyenangkan, inovatif, dan mampu meningkatkan motivasi belajar murid. Keterlibatan Willy Didan Ferdinan sebagai narasumber sekaligus praktisi pendidikan di lingkungan madrasah menjadi bukti bahwa guru memiliki peran penting sebagai penggerak inovasi. Melalui semangat berbagi dan kolaborasi, kompetensi guru dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi kualitas pembelajaran di madrasah. (srm/siw)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!