Asah Wawasan Digital dan Kepramukaan, 10 Murid MANSAKU Ikuti JOTA-JOTI 2026

Kulon Progo (MAN 1 KP) — Sebanyak 10 murid MAN 1 Kulon Progo mengikuti kegiatan Jamboree On The Air–Jamboree On The Internet (JOTA-JOTI) 2026 yang diselenggarakan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kulon Progo pada Jumat–Sabtu (16–17/10/2026). Kegiatan ini menjadi sarana bagi anggota Pramuka untuk memperluas wawasan, menjalin persahabatan, serta memanfaatkan teknologi komunikasi dan internet dalam kegiatan kepramukaan.
Sepuluh murid yang mewakili MAN 1 Kulon Progo tersebut adalah Arya Dwi Purnama, Agung Dwi Wijayanto, Brilian Yovano Juvenda, Faiz Misbahuddin Ihsan Zukiar, Muhammad Alfian Priambodo, Satria Duta Rachmadewa, Aisyah Kirani P., Azzahra Nabila Khodijah, Hanifah Jauza Syifa, dan Zainah Afi Ramadhani. Kehadiran mereka menjadi wujud partisipasi aktif Pramuka MANSAKU dalam kegiatan yang mengintegrasikan nilai-nilai kepramukaan dengan perkembangan teknologi informasi.
JOTA-JOTI merupakan kegiatan kepramukaan berskala internasional yang mempertemukan anggota Pramuka dari berbagai daerah dan negara melalui komunikasi radio amatir serta jaringan internet. Melalui kegiatan ini, peserta berkesempatan mengembangkan keterampilan komunikasi, meningkatkan literasi digital, dan membangun jejaring persahabatan lintas wilayah.
Bagi murid MAN 1 Kulon Progo, partisipasi dalam JOTA-JOTI 2026 menjadi kesempatan untuk belajar di luar kelas sekaligus mengasah kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Selain itu, kegiatan ini menanamkan nilai persaudaraan, kemandirian, toleransi, serta tanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi secara positif.
Kepala MAN 1 Kulon Progo, Farida Rahmawati, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi keikutsertaan para murid dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan kepramukaan menjadi salah satu wadah strategis untuk membentuk karakter sekaligus mengembangkan kompetensi peserta didik agar mampu menghadapi tantangan zaman.
“Keikutsertaan murid dalam JOTA-JOTI menjadi kesempatan berharga untuk belajar berkomunikasi, berkolaborasi, dan memanfaatkan teknologi secara positif. Kami berharap pengalaman ini dapat menumbuhkan kemandirian, memperluas persahabatan, serta membentuk generasi yang berkarakter dan siap menghadapi tantangan zaman,” ungkapnya.
Melalui keikutsertaan dalam JOTA-JOTI 2026, MAN 1 Kulon Progo berharap sepuluh murid tersebut dapat membawa pulang pengalaman dan pengetahuan baru yang bermanfaat bagi pengembangan kegiatan kepramukaan di madrasah. Partisipasi ini sekaligus memperkuat komitmen MANSAKU dalam mendukung pengembangan potensi murid melalui kegiatan edukatif, inovatif, dan berorientasi pada pembentukan karakter.
Dengan semangat kepramukaan, murid MANSAKU diharapkan tumbuh menjadi generasi yang komunikatif, kreatif, berintegritas, serta bijak dalam memanfaatkan teknologi untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. (mar/eko)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!