Bangun Jejaring Lintas Sektor, Kepala KUA Samigaluh Bahas Stunting hingga Pernikahan Dini di Kebonharjo

Kulon Progo (KUA Samigaluh) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Samigaluh terus memperluas jejaring kemitraan dan mempererat sinergitas lintas sektoral di wilayah kerjanya. Langkah tersebut ditandai dengan kunjungan jajaran KUA Samigaluh ke Kantor Kalurahan Kebonharjo, Kapanewon Samigaluh, Kamis (1/10/2026) , guna memperkuat kolaborasi dalam merespons berbagai problematika keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
Rombongan yang dipimpin langsung oleh Kepala KUA Samigaluh, Mukhlisin Purnomo, bersama para Penyuluh Agama Islam disambut hangat oleh Lurah Kebonharjo, Sugimo, S.I.P., beserta jajaran pamong kalurahan di ruang kerjanya.
Dalam pertemuan tersebut, Mukhlisin menegaskan komitmen KUA untuk tidak sekadar menjalankan pelayanan administratif nikah dan rujuk, melainkan hadir secara nyata di tengah masyarakat sebagai mitra strategis pemerintah kalurahan.

“KUA Samigaluh bertekad untuk selalu hadir di tengah umat. Melalui perluasan jejaring ini, kami bersama jajaran Penyuluh Agama Islam siap berkolaborasi aktif dengan Kalurahan Kebonharjo guna menyelesaikan berbagai isu prioritas yang mengemuka di masyarakat,” ujar Mukhlisin.
Pertemuan ini membahas sejumlah persoalan yang sebelumnya mengemuka dalam koordinasi kalurahan di 10 pedukuhan Kebonharjo, di antaranya penanganan stunting, penguatan edukasi keluarga untuk menekan angka pernikahan usia dini, hingga pencegahan dampak negatif judi daring di kalangan generasi muda.
Selain persoalan sosial dan ketahanan keluarga, KUA Samigaluh bersama para penyuluh juga siap mendampingi penguatan kapasitas rais, termasuk rais perempuan, pembinaan TPA, optimalisasi pemakmuran masjid, serta pendekatan edukatif dan psikososial bagi keluarga dengan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Lurah Kebonharjo, Sugimo, S.I.P., mengapresiasi kunjungan dan inisiatif kolaboratif yang diusung jajaran KUA Samigaluh. Menurutnya, pemecahan masalah kemasyarakatan tidak dapat bertumpu hanya pada pemerintah kalurahan, melainkan memerlukan dukungan lintas instansi melalui kerja sama yang terstruktur.
“Kami sangat mengapresiasi dan menyambut baik kedatangan Kepala KUA Samigaluh beserta jajaran penyuluh. Tantangan seperti pencegahan stunting, pengasuhan anak, hingga pernikahan dini memang memerlukan bimbingan keagamaan dan pendekatan kekeluargaan yang menyentuh akar rumput,” ujar Sugimo.
Melalui pertemuan ini, kedua pihak sepakat merealisasikan tindak lanjut berupa program penyuluhan terpadu dan pembinaan berkala di tingkat pedukuhan, agar kehadiran pelayanan negara dan pembinaan keagamaan semakin dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga. (rel/mel)



Terimakasih kunjunganya