Character Building MTsN 4 Kulon Progo

Kulon Progo (MTsN 4 Kulon Progo) – Guru dan karyawan MTsN 4 Kulon Progo menggelar kegiatan character building di Wonosobo, Sabtu (24/10/2026), dengan mengunjungi Kahyangan Skyline dan Telaga Menjer. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mempererat silaturahmi, memperkuat kekompakan, serta membangun semangat kerja sama melalui kebersamaan di luar lingkungan madrasah. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momen melepas Siti Suwarni, S.Pd., M.Sc., yang mendapat amanah baru sebagai Kepala MTsN 3 Kulon Progo, dan Yusri, staf Tata Usaha bagian kepegawaian yang memasuki masa purna tugas.

Siti Suwarni menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga besar MTsN 4 Kulon Progo atas kebersamaan dan dukungan selama bertugas. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar MTsN 4 Kulon Progo atas kebersamaan dan dukungan selama ini. Saya mohon doa restu agar diberikan kemudahan dan kekuatan serta dapat mengemban amanah dengan baik dalam menjalankan tugas baru sebagai Kepala MTsN 3 Kulon Progo,” ungkapnya. Amanah baru tersebut menjadi babak pengabdian berikutnya yang diharapkan membawa manfaat dan kemajuan bagi madrasah yang dipimpinnya.

Apresiasi yang sama juga diberikan kepada Yusri, staf Tata Usaha bagian kepegawaian yang telah menyelesaikan masa tugasnya. Dedikasi dalam mendukung administrasi kepegawaian menjadi bagian penting dari pelaksanaan layanan dan kelancaran tata kelola madrasah. Purna tugas bukan sekadar penanda berakhirnya masa kedinasan, melainkan momentum untuk mengenang kontribusi, kerja sama, dan pengabdian yang telah diberikan. Kebersamaan yang terjalin selama bertugas akan tetap menjadi bagian dari kenangan keluarga besar MTsN 4 Kulon Progo.

Melalui kegiatan character building ini, keluarga besar MTsN 4 Kulon Progo berharap semangat kekeluargaan dan solidaritas semakin kuat. Doa terbaik mengiringi Siti Suwarni agar sukses mengemban amanah baru, serta Yusri agar menikmati masa purna tugas dengan sehat, bahagia, dan penuh keberkahan. Kebersamaan di Kahyangan Skyline dan Telaga Menjer menjadi pengingat bahwa setiap perjalanan pengabdian memiliki arti, dan setiap insan yang telah berkontribusi layak mendapatkan penghargaan serta kenangan terbaik. (srm/siw/don)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *