MI Muhammadiyah Sendangmulyo Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Kulon Progo (MIMULYO) – MI Muhammadiyah Sendangmulyo menggelar upacara bendera memperingati Hari Kesaktian Pancasila di halaman madrasah setempat, Kamis (1/10/2026). Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala MI Muhammadiyah Sendangmulyo, Slamet Sulbani, S.Pd.I., M.Pd. Ia menyampaikan bahwa Muhammadiyah sejak awal berdiri senantiasa mendukung Pancasila karena nilainya sejalan dengan ajaran Islam.

“Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, itu adalah Tauhid, sesuai dengan kalimat Laa Ilaaha Illallah. Enam puluh satu tahun lalu, tepatnya 30 September 1965, PKI yang tidak ber-Tuhan ingin mengganti Pancasila dengan paham komunis dan membunuh tujuh Pahlawan Revolusi. Namun Allah menunjukkan kuasa-Nya. Sehingga pada 1 Oktober rencana jahat tersebut gagal dan Pancasila tetap berdiri kokoh,” ujarnya.

Lebih lanjut, Slamet Sulbani berpesan kepada seluruh siswa agar meneladani nilai-nilai Pancasila dengan menjadi Muslim yang berkemajuan sebagaimana diajarkan oleh K.H. Ahmad Dahlan.

“Wujud mengamalkan Pancasila ala Pelajar Muhammadiyah meliputi rajin salat lima waktu dan mengaji untuk Sila ke-1. Berjiwa fastabiqul khairat untuk Sila ke-2. Serta menjaga persatuan tanpa bullying maupun gibah untuk Sila ke-3. Selain itu, mengedepankan musyawarah untuk Sila ke-4 dan bersikap jujur tanpa mencontek untuk Sila ke-5,” tambahnya.

Ia mengimbau kepada seluruh warga madrasah untuk senantiasa menghidupkan madrasah dengan akhlak Pancasila dan akhlak Islami. “Ingat pesan K.H. Ahmad Dahlan, Hidup-hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari hidup di Muhammadiyah. Mari kita hidupkan madrasah bersama-sama,” pungkasnya.

Amanat pembina upacara tersebut diakhiri dengan doa bersama untuk para Pahlawan Revolusi dengan membaca surah Al-Fatihah. Di sela-sela rangkaian upacara, turut dilaksanakan prosesi penyerahan piala kejuaraan catur dari Alvin Geansyah kepada Kepala Madrasah untuk disimpan sebagai koleksi kebanggaan madrasah. (pss/abi).

#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *