MIN 2 Kulon Progo Khidmat Tanamkan Karakter Lewat Hadis Nabi

Kulon Progo (MIN2KP) — MIN 2 Kulon Progo sukses menggelar upacara bendera rutin di halaman madrasah pada Senin (26/10/2026). Meskipun cuaca terpantau mendung, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat dan kekhusyukan para murid untuk mengikuti seluruh rangkaian upacara di pekan terakhir bulan Oktober ini.
Bertindak sebagai pembina upacara yakni guru Kelas 3 MIN 2 Kulon Progo, Aset Naro Tama, S.Pd. Ia menyampaikan amanat mendalam yang berfokus pada pembentukan karakter murid. Ia mengangkat sebuah hadis Nabi Muhammad SAW yang sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari. Da’ maa yariibuka ilaa maa laa yariibuka. Yang artinya tinggalkanlah apa yang meragukanmu menuju apa yang tidak meragukanmu.
Ia menjelaskan maksud dari hadis tersebut kepada seluruh peserta upacara. Hadis ini merupakan panduan utama dalam bersikap jujur dan mengambil keputusan. Maksudnya adalah ketika seseorang dihadapkan pada rasa ragu antara benar dan salah, atau antara halal dan haram, maka ia harus bergegas meninggalkan hal yang meragukan tersebut. Sebagai gantinya, ia harus memilih hal yang sudah pasti kebenaran dan kebaikannya demi ketenteraman hati.

“Hadis ini mengajarkan kita semua, khususnya para murid untuk selalu menjaga kejujuran dan keyakinan dalam bertindak. Jika ragu saat menemukan barang yang bukan miliknya, tinggalkan keraguan itu. Pilihlah jalan yang jujur karena kejujuran akan membawa ketenangan. Sedangkan kedustaan atau keraguan hanya akan memicu kegelisahan,” ujarnya.
Pelaksanaan upacara berlangsung dengan khidmat dan tertib. Murid yang tangguh dan percaya diri meski di bawah langit yang redup. “Saya merasa bangga saat memimpin upacara hari ini. Cuaca mendung justru membuat kami lebih fokus dan konsentrasi mendengarkan amanat dari pembina upacara tentang pentingnya meninggalkan keraguan,” ungkapnya.
Kepala MIN 2 Kulon Progo, Hartati, S.Pd.I., M.Pd. memberikan apresiasi tinggi atas kedisiplinan dan kelancaran upacara yang ditunjukkan oleh seluruh warga madrasah. “Kegiatan upacara bendera setiap Senin merupakan komitmen rutin kami untuk menanamkan rasa nasionalisme. Sekaligus penguatan karakter religius murid. Pengenalan hadis Nabi dalam amanat hari ini sangat tepat untuk membimbing anak-anak agar memiliki prinsip hidup yang tegas dan jujur sejak dini. Kami sangat bangga melihat antusiasme murid yang tetap tinggi walau cuaca kurang mendukung,” tuturnya.
Rangkaian upacara ditutup dengan doa bersama untuk kelancaran kegiatan belajar mengajar selama sepekan ke depan. Seluruh murid kemudian membubarkan diri secara tertib menuju kelas masing-masing. (rin/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat



sukses slalu mas Aziz