MIN 2 Kulon Progo Manfaatkan Cahaya Alami untuk Kenyamanan Belajar

Kulon Progo (MIN2KP) — MIN 2 Kulon Progo terus berkomitmen menciptakan lingkungan madrasah yang ramah lingkungan. Sekaligus mendukung produktivitas murid. Pada Selasa (13/10/2026), madrasah ini secara aktif mengoptimalkan fungsi ventilasi kaca dan pencahayaan alami di dalam ruang kelas sebagai bagian dari Gerakan Adiwiyata dan program penghematan energi. Langkah ini diambil guna meningkatkan kenyamanan belajar murid. Sekaligus mengurangi ketergantungan pada energi listrik.

Sejak pagi hari, seluruh ruang kelas memanfaatkan pancaran sinar matahari yang masuk melalui ventilasi dan jendela kaca yang besar. Kebijakan ini tidak hanya menghemat listrik, tetapi juga menciptakan suasana belajar yang lebih sehat dan segar.

Kepala MIN 2 Kulon Progo, Hartati, S.Pd.I., M.Pd. menegaskan bahwa gerakan ini merupakan bagian dari edukasi karakter peduli lingkungan sejak dini. “Kami ingin menanamkan kebiasaan menghemat energi kepada seluruh warga madrasah. Memanfaatkan pencahayaan siang hari dan mengoptimalkan ventilasi bukan sekadar efisiensi biaya listrik. Melainkan wujud nyata partisipasi MIN 2 Kulon Progo dalam menjaga bumi melalui Gerakan Adiwiyata. Lingkungan yang nyaman dan sehat tentu akan mendongkrak semangat belajar anak-anak,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, guru kelas 6, Yuli Supriyanto, S.S., mengungkapkan dampak positif yang langsung dirasakan di dalam kelas. Menurut Yuli Supriyanto, pencahayaan alami membuat konsentrasi murid jauh lebih baik dibandingkan menggunakan lampu neon. “Udara segar dari ventilasi yang terbuka membuat ruang kelas tidak pengap. Ditambah lagi dengan cahaya matahari pagi yang masuk, suasana belajar menjadi lebih hidup dan anak-anak tidak mudah mengantuk saat menerima pelajaran,” ujarnya.

Respons positif juga datang dari para murid. Salah satu murid kelas 6, Albanu Hafiz mengaku sangat menikmati suasana baru di kelasnya yang kini lebih memaksimalkan pencahayaan alami.

“Belajar jadi lebih seru dan mata tidak mudah lelah. Karena cahayanya pas, tidak redup dan tidak terlalu silau. Saya dan teman-teman juga jadi terbiasa mematikan lampu kalau ruang kelas sudah terang oleh matahari,” ungkapnya.

Melalui pembiasaan yang konsisten ini MIN 2 Kulon Progo berharap seluruh murid dapat membawa perilaku hemat energi dan cinta lingkungan tersebut ke dalam kehidupan sehari-hari di rumah masing-masing. (rin/abi).

#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *