Murid MI Muhammadiyah Selo Wujudkan Aktivitas KBC di Masjid Sekitar

Kulon Progo (MISEL) – Dalam rangka mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dengan Panca Cinta, murid MI Muhammadiyah Selo melaksanakan pembelajaran kontekstual. Yakni dengan mengunjungi masjid-masjid sekitar madrasah melalui kegiatan Jalan Sehat Ke Surga: Langkah Santri, Langkah Berkah Menuju Jannah untuk memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2026. Kepala MI Muhammadiyah Selo, Siti Nurhayati, S.Ag., M.S.I. menyampaikan hal itu saat membuka kegiatan yang dilaksanakan di halaman madrasah setempat, Jumat (23/10/2026) pagi.

“Kegiatan ini adalah wujud nyata penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dengan Panca Cinta. Anak-anak kami ajak mencintai Allah melalui Salat Duha dan mengaji di masjid, mencintai sesama melalui infak dan kado silang, serta mencintai lingkungan melalui kebersihan kelas,” katanya.

Pada kesempatan yang sama Pengawas Madrasah, H. Asrorudin, S.Pd.I. menerangkan tentang makna Panca Cinta dalam KBC saat memimpin doa bersama sebelum pemberangkatan.

“Panca Cinta dalam Kurikulum Berbasis Cinta itu ada lima. Pertama, cinta kepada Allah dan Rasul-Nya. Kedua, cinta ilmu. Ketiga, cinta diri dan sesama. Keempat, cinta lingkungan. Kelima, cinta tanah air. Hari ini semua dipraktikkan anak-anak dalam satu kegiatan,” jelasnya.

Selain itu Tim Guru Pembiasaan Salat Duha, Hanik Mardhiyatin, S.Ag. memberikan pengarahan adab doa masuk dan keluar masjid, tata cara Salat Duha, dan zikir usai salat sebelum peserta menuju pos-pos masjid.

Sementara itu kegiatan tersebut turut melibatkan TK ABA Selo untuk menjalin kebersamaan. Panitia menyiapkan empat pos, yakni Pos 1 Masjid Ngalogo, Pos 2 Masjid An Nuur, Pos 3 Musala Munawaroh, dan Pos 4 Masjid Ahmad dengan agenda Salat Duha, membaca tiga surat pendek Juz 30, dan berinfak.

Harapannya, nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta ini tumbuh menjadi kebiasaan baik murid. “Kami berharap melalui pembiasaan ini anak-anak semakin cinta beribadah, cinta ilmu, peduli sesama, dan peduli lingkungan. Semoga KBC benar-benar hidup dalam keseharian mereka,” pungkasnya. (sit/abi).

#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *