Murid MIMA Dondong Ikuti Tryout Literasi Bahasa Indonesia
Kulon Progo (MIMA Dondong) – Semangat mempersiapkan diri menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) terus ditunjukkan murid kelas VI MI Ma’arif Dondong, Kabupaten Kulon Progo. Pada hari kedua pelaksanaan Tryout TKA/D MI se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu (21/10/2026), murid mengikuti latihan mata pelajaran Literasi Bahasa Indonesia melalui platform Jogja Madrasah Digital (JMD).
Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi murid untuk mengasah kemampuan memahami bacaan, menemukan informasi penting dalam teks, menarik kesimpulan, serta melatih penalaran dalam menjawab soal. Dengan memanfaatkan HP berbasis Android, murid memperoleh pengalaman mengerjakan soal melalui platform digital yang mendukung persiapan menghadapi TKA.
Guru kelas VI MI Ma’arif Dondong, Wasiyatun, S.Ag., menyampaikan bahwa pembiasaan belajar dan latihan sejak dini merupakan langkah penting untuk membangun kesiapan murid. Menurutnya, tryout bukan sekadar kegiatan mengerjakan soal. Melainkan juga sarana untuk mengenali kemampuan diri dan mengetahui materi yang masih perlu diperdalam.
“Persiapan TKA perlu dilakukan sedini mungkin agar murid lebih siap, percaya diri, dan terbiasa menghadapi berbagai bentuk soal. Saya senang murid-murid dapat mengikuti tryout melalui platform JMD. Karena mereka memperoleh pengalaman belajar berbasis digital. Harapannya, kegiatan ini semakin memotivasi mereka untuk rajin belajar, meningkatkan kemampuan literasi, dan meraih hasil TKA yang maksimal,” ungkap Wasiyatun.

Antusiasme juga terlihat dari murid kelas VI, Uswatun Hasanah. Ia mengaku semakin bersemangat mengikuti rangkaian tryout. Meskipun masih memiliki kekhawatiran terhadap kemungkinan kendala teknis selama pengerjaan soal.
“Saya merasa lebih semangat mengikuti tryout ini. Karena bisa berlatih mengerjakan soal melalui HP Android. Namun, saya juga sedikit khawatir kalau pengerjaannya tidak lancar atau koneksi internetnya lambat. Saya berharap semuanya berjalan lancar. Sehingga bisa mengerjakan soal dengan baik dan mendapatkan nilai yang maksimal,” tutur Uswatun Hasanah.
Pelaksanaan tryout melalui JMD memberikan pengalaman kepada murid untuk memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar. Selain melatih kemampuan akademik, kegiatan ini juga membiasakan murid menghadapi asesmen berbasis digital yang memerlukan ketelitian, konsentrasi, dan pengelolaan waktu.
Bagi madrasah, hasil tryout dapat menjadi bahan evaluasi untuk memetakan kemampuan murid. Khususnya dalam aspek Literasi Bahasa Indonesia. Guru dapat menggunakan hasil tersebut sebagai dasar untuk merancang pendalaman materi dan memberikan pendampingan sesuai kebutuhan masing-masing murid.
Melalui keikutsertaan dalam Tryout TKA/D MI se-DIY, MI Ma’arif Dondong terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan melalui pembelajaran yang terarah dan pemanfaatan teknologi digital. Semangat belajar, dukungan guru, serta kesiapan menghadapi tantangan menjadi bekal penting bagi murid dalam mencapai hasil terbaik.
Siap Lebih Dini bukan sekadar slogan. Melainkan semangat untuk terus belajar, berlatih, dan memperbaiki kemampuan. MI Ma’arif Dondong berharap seluruh murid kelas VI semakin percaya diri dan mampu menghadapi TKA dengan persiapan yang matang. (etr/jmd/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!