Museum Pleret Hadirkan Pengalaman Belajar Interaktif Berbasis Digital bagi Murid MIM Kenteng

Bantul (MIM Kenteng) – Murid MI Muhammadiyah Kenteng (MIMUDAKU) mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda saat mengikuti kegiatan Outing Class pada Rabu (7/10/2026) di Museum Sejarah Purbakala Pleret, Bantul. Selain mengenal jejak sejarah dan peninggalan masa lampau, murid berkesempatan mengeksplorasi ruang interaktif berbasis teknologi digital yang menghadirkan pengalaman belajar lebih menarik, kreatif, dan menyenangkan.

Kepala MIM Kenteng, Yeni Muharomah, S.Pd.I., S.Pd., M.S.I., menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran dapat membuka kesempatan bagi murid untuk memperoleh pengalaman belajar yang lebih luas. “Kami berharap murid madrasah tidak hanya mengenal sejarah melalui buku. Tetapi juga dapat mengeksplorasinya melalui pengalaman langsung dan teknologi. Dengan demikian, rasa ingin tahu, kreativitas, dan semangat belajar mereka semakin tumbuh,” jelas Yeni.

Guru Madrasah, Siti Aniroh, S.Pd., menjelaskan bahwa ruang interaktif berbasis digital memberikan kesempatan kepada murid untuk memanfaatkan teknologi secara nyata. “Melalui eksplorasi tersebut, murid berkreasi dengan mewarnai gambar. Gambar yang sudah jadi lalu di scan dengan alat khusus, kemudian gambar murid bisa bergerak di layar monitor. Pengalaman ini sekaligus memperkenalkan pemanfaatan teknologi sebagai sarana edukasi yang positif,” ungkap Aniroh.

Murid Madrasah, Rajazzam Sakha Yuanpranaja sangat gembira saat mencoba pengalaman belajar di ruang interaktif tersebut. “Saya senang karena bisa belajar sambil mencoba teknologi digital secara langsung. Saya mewarnai burung dengan warna merah, dan setelah di scan burungnya bisa muncul di layar, keren sekali pokoknya,” ujar Rajazzam.

Kunjungan ke Museum Sejarah Purbakala Pleret menjadi bukti bahwa pembelajaran dapat berlangsung lebih bermakna ketika pengetahuan, pengalaman langsung, dan teknologi dipadukan secara kreatif. MIM Kenteng berharap kegiatan serupa dapat terus menumbuhkan generasi yang mencintai sejarah dan cakap memanfaatkan teknologi. (ras/abi).

#KementerianSemuaAgama

#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *