Peduli Lingkungan, Murid MIN 2 Kulon Progo Biasa Kumpulkan Botol Plastik

Kulon Progo (MIN2KP) — Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Kulon Progo terus berkomitmen menanamkan kepedulian lingkungan kepada warga madrasah. Salah satunya melalui program pembiasaan pengelolaan sampah plastik. Salah satu aksi nyata yang konsisten dilakukan adalah memicu kesadaran murid untuk mengumpulkan botol plastik bekas di wadah khusus yang telah disediakan oleh pihak madrasah.

Aksi peduli lingkungan ini terlihat nyata pada Kamis (15/10/2026) pagi. Setelah menyelesaikan kegiatan olahraga rutin, para murid secara tertib langsung bergerak menuju area pembuangan khusus untuk mengumpulkan dan membuang botol air mineral bekas konsumsi mereka ke dalam wadah penampungan. Kegiatan memilah sampah plastik ini telah menjadi rutinitas harian yang melekat dalam diri setiap murid di madrasah.

Maksud dan tujuan dari program pembiasaan ini adalah untuk mengedukasi para murid mengenai pentingnya kebersihan lingkungan serta menekan volume sampah plastik di area madrasah. Melalui langkah sederhana ini MIN 2 Kulon Progo bertujuan membentuk karakter murid yang disiplin, bertanggung jawab terhadap lingkungan, serta memahami konsep daur ulang sejak usia dini demi menciptakan ekosistem madrasah yang sehat dan bebas dari sampah plastik.

Kepala MIN 2 Kulon Progo, Hartati, S.Pd.I., M.Pd. menegaskan bahwa program pengumpulan botol bekas ini merupakan bagian integral dari pendidikan karakter berbasis lingkungan di madrasah. “Pembiasaan membuang botol bekas pada tempat khusus ini sengaja kami rancang untuk melatih kepekaan sosial dan lingkungan para murid. Kami ingin mengubah pola pikir anak-anak agar tidak melihat botol bekas sebagai sampah semata. Melainkan sebagai barang yang bernilai guna jika dikelola dengan benar. Dengan lingkungan yang bersih, proses belajar mengajar pun menjadi lebih nyaman,” jelasnya.

Salah satu murid kelas 3 MIN 2 Kulon Progo, Arta Grahita Marlezani tampak bersemangat saat memasukkan botol plastik bekas miliknya ke dalam wadah yang sudah disiapkan madrasah. “Tadi setelah selesai olahraga dan minum, saya langsung memasukkan botolnya ke tempat ini. Kata guru-guru, kita harus menjaga kebersihan madrasah agar tidak kotor. Saya senang bisa ikut membantu menjaga madrasah tetap bersih bersama teman-teman,” ujarnya.

Melalui konsistensi program pembiasaan lingkungan ini MIN 2 Kulon Progo berharap budaya hidup bersih dan sehat tidak hanya diterapkan di lingkungan madrasah saja. Tetapi juga mampu diimplementasikan oleh para murid dalam kehidupan sehari-hari di rumah dan masyarakat luas. (rin/abi).

#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *