Pendidikan Khas Kejogjaan, Spirit HUT Ke-75 Kulon Progo di MTsN 4 Kulon Progo

dok Tim Media MTsN 4 KP
Kulon Progo (MTsN 4 Kulon Progo) – Peringati Hari Jadi ke-75 Kabupaten Kulon Progo, Civitas Akademika MTsN 4 Kulon Progo kenakan baju adat Daerah Istimewa Yogyakarta (15/10/2026), sebagai spirit nilai-nilai Kejogjaan yang tertanam di dalam diri rakyat Kulon Progo. Kepala Madrasah Hj Asnah Al-Amien, S.Ag., M.S.I. menggarisbawahi semangat tersebut, sebab MTsN 4 Kulon Progo menjadi satu bagian tak terpisahkan dari Kabupaten Kulon Progo.
Tak hanya sekadar seremonial mengenakan baju adat, semangat tersebut juga diwujudkan dalam penanaman Pendidikan Khas Kejogjaan (PKJ), yang menjadi perhatian salah satu guru muatan lokal, Willy Didan Ferdinand, S.Pd. Menurutnya, PKJ bukanlah mapel baru, namun terintegrasi dalam mata pelajaran, di antaranya Bahasa Jawa, Akidah Akhlak, Seni Budaya, dan juga Sejarah. Ia mengajari bagaimana ketika murid lewat di hadapan orang tua atau teman, juga hal sederhana seperti adab bertanya dan memberikan jawaban ketika orang bertanya alamat.
Selain mencanangkan pemakaian baju adat, juga didukunga dengan pembelajaran sopan santun dan adat istiadat orang Jawa. “Mengenalkan generasi muda, yang dapat disebut Jalma Kang Utama, yaitu manusia yang unggul dan cerdas secara akademik, namun tetap memiliki kematangan batin, berbudi pekerti luhur, toleran, serta tidak kehilangan jati diri dan akar budaya lokal di tengah modernisasi. PKJ menekankan pada perilaku dan tata krama dalam budaya Jawa khususnya Yogyakarta,” demikian tegas Willy.
Maka dalam setiap kesempatan, ia menekankan pada murid-murid mengenai pasangan dari baju adat adalah sikap dan bagaimana murid madrasah memiliki tata krama sebagaimana orang Jawa yang adiluhung. (siw/don)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!