Rezha Setia Nugraha, Murid MI Muhammadiyah Nglinggo Juara Pertama Tenis Meja PKM

Kulon Progo (MIMUGO) – Semangat dan kerja keras kembali mengantarkan murid MIM Nglinggo meraih prestasi membanggakan. Rezha Setia Nugraha berhasil meraih Juara pertama cabang tenis meja dalam Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) tingkat Kabupaten Kulon Progo. Agenda tersebut dilaksanakan di MTsN 1 Kulon Progo pada (29/9/2026).
Prestasi tersebut sekaligus mengantarkan Rezha menjadi wakil Kabupaten Kulon Progo untuk mengikuti PKM tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Keberhasilan Rezha menjadi juara tidak diraih secara instan. Berbagai latihan dan persiapan dilakukan secara rutin dengan penuh semangat. Bagi Rezha, capaian tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras dan ketekunan dalam berlatih dapat membuahkan hasil.
“Saya sangat senang dan bersyukur bisa menjadi juara pertama. Latihan yang selama ini saya lakukan akhirnya membuahkan hasil. Setelah ini saya ingin terus berlatih agar bisa memberikan hasil terbaik saat mewakili Kulon Progo di tingkat provinsi,” ungkap Rezha.
Di balik prestasi yang diraih Rezha, terdapat cerita tentang perjuangan berlatih dengan keterbatasan sarana dan prasarana. MI Muhammadiyah Nglinggo belum memiliki papan tenis meja yang memenuhi standar pertandingan. Bahkan, meja yang selama ini digunakan untuk latihan kondisinya sudah mengalami kerusakan dan terdapat bagian yang berlubang.
Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat Rezha dan teman-temannya. Keterbatasan fasilitas justru menjadi bagian dari perjalanan mereka dalam membangun mental dan semangat berprestasi.

Kepala MI Muhammadiyah Nglinggo, Budiyanto, S.Pd.I. sekaligus pelatih Rezha mengaku bangga atas perjuangan muridnya. “Saya sangat bangga dengan Rezha. Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras dan kemauannya untuk terus berlatih. Meskipun sarana yang kami miliki masih terbatas, termasuk papan tenis meja yang belum standar dan sudah berlubang, anak-anak tetap memiliki semangat untuk berlatih,” tutur Budiyanto.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa keterbatasan sarana bukan menjadi alasan untuk berhenti berprestasi. Yang terpenting adalah adanya kemauan, kedisiplinan, pendampingan, serta dukungan dari lingkungan madrasah.
Selama pelaksanaan pertandingan di MTsN 1 Kulon Progo, Rezha juga mendapatkan pendampingan langsung dari Budi Handoko, S.Pd.I. yang turut memberikan motivasi dan arahan selama pertandingan berlangsung.
Budi Handoko mengungkapkan bahwa sejak awal dirinya tetap optimis melihat kemampuan Rezha. Meskipun harus menghadapi lawan-lawan yang memiliki kemampuan kuat dan taktik permainan yang baik, Rezha mampu menunjukkan ketenangan dan semangat bertanding.
Sejak awal kami optimis Rezha mampu memberikan yang terbaik. Lawan yang dihadapi juga cukup kuat dan memiliki taktik permainan yang bagus. Namun, Rezha mampu mengikuti pertandingan dengan baik, tetap fokus, dan berusaha menjalankan strategi yang sudah dilatih,” ungkap Budi Handoko.
Menurutnya, pengalaman bertanding dalam PKM tersebut menjadi pembelajaran berharga bagi Rezha. Khususnya dalam menghadapi lawan dengan karakter permainan yang berbeda-beda.
“Yang paling penting bukan hanya hasil akhirnya. Tetapi bagaimana anak mampu belajar membaca permainan lawan, menjaga mental, dan tetap percaya diri. Alhamdulillah, Rezha mampu melewati setiap pertandingan dengan baik hingga akhirnya meraih Juara pertama,” tambahnya.
Dengan raihan Juara pertama tingkat Kabupaten Kulon Progo, Rezha kini memiliki tanggung jawab baru untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi di tingkat Provinsi DIY.
Pihak madrasah akan terus memberikan dukungan dan pendampingan agar Rezha dapat menjalani latihan dengan lebih optimal. Selain meningkatkan kemampuan teknis, persiapan juga diarahkan untuk membangun mental bertanding dan rasa percaya diri.
Prestasi Rezha menjadi salah satu bukti bahwa madrasah terus memberikan ruang bagi murid untuk berkembang sesuai dengan potensi dan bakat masing-masing.
Dari sebuah meja latihan yang sederhana, semangat juara justru tumbuh dan berkembang. Rezha membuktikan bahwa keterbatasan fasilitas bukanlah batas bagi sebuah prestasi.
Kini, dengan membawa nama MI Muhammadiyah Nglinggo dan Kabupaten Kulon Progo, Rezha bersiap melangkah ke tingkat Provinsi DIY. Semangat latihan, doa, dan dukungan seluruh keluarga besar madrasah menjadi bekal untuk menghadapi kompetisi berikutnya.
Selamat dan sukses untuk Rezha Setia Nugraha. Terus berlatih, tetap rendah hati, dan berikan yang terbaik untuk Kulon Progo! (bdy/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!