Ruang Kepala MI Ma’arif Bojong Jadi Ruang Belajar

Kulon Progo (MIMA Bojong) — Keterbatasan ruang tidak menghalangi MI Ma’arif Bojong untuk terus mendampingi murid. Ruang Kepala Madrasah, Mahbub Misbahudin yang biasanya digunakan untuk urusan administrasi, kini juga dimanfaatkan sebagai tempat belajar dan pembinaan murid.

Di sela kesibukannya, Rabu (14/10/2026) Mahbub meluangkan waktu untuk duduk bersama murid, mendengarkan cerita mereka, memberikan bimbingan, serta menyampaikan nasihat secara langsung.

“Ada kalanya seorang anak tidak hanya membutuhkan pelajaran di papan tulis. Tetapi juga seseorang yang mau duduk di hadapannya, mendengarkan ceritanya, dan mengarahkannya dengan penuh kasih sayang,” ujarnya.

Menurut Mahbub, pendidikan bukan hanya tentang kemampuan membaca, menulis, berhitung, atau meraih prestasi. Pendidikan juga berarti menanamkan adab, tanggung jawab, kedisiplinan, dan akhlak.

Karena itu, ia berusaha bertatap muka dengan murid kelas I hingga VI di musala madrasah. Di tempat yang juga menjadi ruang pembinaan ruhani tersebut, para murid menerima arahan, nasihat, dan penguatan semangat belajar serta beribadah.

Ruang kepala madrasah yang merangkap ruang belajar memang belum mencerminkan fasilitas ideal. Namun, kondisi itu tidak boleh menghentikan proses pendidikan. Meja kerja dapat menjadi tempat membimbing, ruang administrasi dapat berubah menjadi ruang belajar, dan musala dapat menjadi tempat menanamkan nilai kehidupan.

“Sebab anak-anak mungkin tidak selalu mengingat seberapa luas ruang tempat mereka belajar. Namun, mereka akan mengingat siapa yang pernah meluangkan waktu untuk membimbing dan menasihati mereka dengan tulus,” imbuh Kamad.

Langkah kecil di MI Ma’arif Bojong menunjukkan bahwa kepemimpinan madrasah bukan hanya soal mengatur administrasi. Tetapi juga memastikan setiap anak mendapat perhatian dan kesempatan untuk tumbuh menjadi pribadi yang baik.

Fasilitas boleh belum sempurna, tetapi ketulusan dalam membimbing dan kesungguhan menanamkan kebaikan harus terus dijaga. Sebab, yang dibangun di ruang sederhana itu bukan hanya pengetahuan, melainkan karakter, akhlak, dan masa depan anak-anak. (bub/abi).

#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *