Sumpah itu Masih Hidup

Filza Kazyuna Adiba
Murid MTsN 6 Kulon Progo

28 Oktober 1928,
Bukan tanggal kalender biasa,
Itu hari ketika anak-anak muda
Berani bersumpah untuk selamanya.

Kami putra dan putri Indonesia,
Mengaku bertumpah darah yang satu,
Tanah Indonesia.
Bukan tanah Jawa, bukan tanah Papua saja,
Tapi tanah kita semua.

Kami putra dan putri Indonesia,
Mengaku berbangsa yang satu,
Bangsa Indonesia.
Bukan bangsa yang gampang pecah,
Karena beda suku, beda bahasa.

Kami putra dan putri Indonesia,
Menjunjung bahasa persatuan,
Bahasa Indonesia.
Bahasa yang bikin kita nyambung,
Dari Sabang sampai Merauke.

Wahai pemuda hari ini,
Sumpah itu bukan untuk dihafal,
Tapi untuk dijalani.

Kalau dulu mereka sumpah dengan darah,
Sekarang kita sumpah dengan karya.

Jangan tanya apa yang negeri ini beri,
Tanya, apa yang sudah kau beri untuk negeri ini?

Kami tidak lupa sumpah itu.
Selamat Hari Sumpah Pemuda!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *