Tingkatkan Kualitas Karakter Murid, MIN 2 Kulon Progo Gelar Workshop

Kulon Progo (MIN2KP) – Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Kulon Progo sukses menggelar kegiatan Workshop Implementasi Kokurikuler dalam Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) pada Senin (12/10/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat di ruang pertemuan madrasah ini menghadirkan Pengawas Sekolah Dasar Disdikpora Kabupaten Kulon Progo, Sumiyono, S.Pd. sebagai narasumber utama. Workshop diikuti oleh seluruh guru serta tenaga kependidikan.
Dalam pemaparan materi, Sumiyono, S.Pd. menekankan bahwa kegiatan kokurikuler di madrasah tidak boleh sekadar menjadi beban administratif bagi murid. Kegiatan kokurikuler harus dirancang sebagai jembatan emosional dan spiritual yang kokoh melalui penguatan nilai 5 Panca Cinta. Yakni Cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, Cinta terhadap ilmu pengetahuan, Cinta terhadap lingkungan, Cinta kepada diri sendiri dan sesama manusia, serta Cinta kepada tanah air dan bangsa.
Narasumber menguraikan bahwa saat murid melakukan proyek kokurikuler lintas disiplin ilmu, mereka sedang diajak untuk menumbuhkan cinta terhadap ilmu pengetahuan dan kebesaran pencipta-Nya. Melalui penugasan yang kontekstual seperti pengelolaan lingkungan atau aksi sosial, murid juga belajar mengasah rasa empati terhadap sesama dan bumi tempat mereka berpijak. Dengan demikian, kokurikuler bertransformasi menjadi ruang belajar yang sarat makna, mengalihkan orientasi pendidikan dari yang semula deep learning menuju deep feeling.
Koordinator Kurikulum MIN 2 Kulon Progo, Sudarman, S.Pd. menyampaikan bahwa workshop ini merupakan langkah strategis madrasah dalam menyelaraskan program kurikulum nasional dengan penguatan karakter khas Kementerian Agama.
“Kegiatan kokurikuler yang diintegrasikan dengan Kurikulum Berbasis Cinta ini menjadi sarana terbaik bagi para guru untuk merancang proyek pembelajaran yang menyenangkan. Kita ingin memastikan bahwa anak-anak tidak hanya pintar secara akademis. Tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang humanis, memiliki kesadaran ekologis, dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Kepala MIN 2 Kulon Progo, Hartati, S.Pd.I., M.Pd. memberikan apresiasi penuh atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kami berharap melalui penguatan materi dari pengawas sekolah dasar ini, segenap pendidik di MIN 2 Kulon Progo mampu mengubah paradigma mengajar. Jadikan madrasah kita sebagai rumah cinta tempat anak-anak bertumbuh dengan bahagia. Komitmen kita bersama untuk mewujudkan madrasah yang unggul dan menyentuh jiwa murid harus tetap berjalan optimal,” tegasnya.
Kegiatan workshop berjalan interaktif dengan sesi diskusi kelompok terpumpun. Para guru tampak antusias menyusun draf Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang mengintegrasikan komponen kokurikuler dengan indikator-indikator nyata dari 5 Panca Cinta. (rin/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!