Upacara MIM Kenteng Tanamkan Cinta Batik

Kulon Progo (MIM Kenteng) – Keluarga besar MIM Kenteng melaksanakan upacara bendera dengan khidmat dan mengangkat pesan penting tentang kecintaan terhadap batik. Upacara bendera dilaksanakan pada Senin (5/10/2026) di halaman madrasah. Batik sebagai salah satu warisan budaya Indonesia yang perlu dikenal, digunakan, dan dilestarikan oleh generasi muda.
Kepala MIM Kenteng, Yeni Muharomah, S.Pd.I., S.Pd., M.S.I., menegaskan bahwa mengenakan dan mencintai batik merupakan salah satu bentuk nyata menjaga budaya bangsa. “Kita semua harus bangga menggunakan batik dan mengenal makna di balik motifnya. Melestarikan batik dapat dimulai dari hal sederhana. Yaitu mencintai, menggunakan, dan memperkenalkannya kepada orang lain,” tutur Yeni.

Guru MIM Kenteng, Ari Mukhlis, M.Pd., menjelaskan bahwa pembiasaan menggunakan batik di lingkungan madrasah menjadi bagian dari pendidikan karakter dan pengenalan budaya. “Melalui kegiatan ini murid diharapkan tidak hanya memahami batik sebagai pakaian. Tetapi juga menyadari bahwa batik memiliki nilai sejarah, kreativitas, dan identitas budaya Indonesia,” jelas Ari.
Salah satu murid MIM Kenteng, Afnida Nur Syifa Haristia mengungkapkan rasa bangganya dapat mengenakan batik dalam kegiatan madrasah. “Saya senang memakai batik. Karena batik merupakan budaya Indonesia. Kita harus bangga dan ikut menjaganya agar batik tetap dikenal oleh semua orang,” ungkap Afnida.
Kegiatan upacara tersebut menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan murid terhadap budaya bangsa sejak dini. MIM Kenteng berharap semangat melestarikan batik terus tumbuh dalam diri setiap murid sehingga mereka menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi, dan berbudaya. (ras/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!