Usai PKM, Murid MI Muhammadiyah Nglinggo Kunjungi Manunggal Fair

Kulon Progo (MIMUGO) – Setelah mengikuti rangkaian kegiatan Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) tingkat Kabupaten Kulon Progo, peserta didik MI Muhammadiyah Nglinggo mendapatkan pengalaman belajar sekaligus penyegaran. Yakni dengan mengunjungi Manunggal Fair  di Alun-Alun Wates, Kulon Progo, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas himbauan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo yang mengajak satuan pendidikan melaksanakan pembelajaran di luar kelas (outdoor learning) dengan mengunjungi Manunggal Fair 2026. Khususnya stan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dan perangkat daerah.

Bagi murid MI Muhammadiyah Nglinggo, kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk melepas penat setelah mengikuti berbagai kompetisi dalam PKM. Sekaligus mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda dari kegiatan pembelajaran di dalam kelas.

Anak-anak terlihat sangat antusias ketika berkeliling mengunjungi stan-stan yang ada di Manunggal Fair. Berbagai informasi, produk, dan kegiatan yang ditemui menjadi pengalaman baru yang menarik bagi mereka.

Salah satu pendamping kegiatan, Ana Setyaningsih, S.Pd.I., mengatakan bahwa anak-anak terlihat sangat antusias mengikuti kunjungan tersebut. “Anak-anak sangat antusias. Setelah beberapa hari mengikuti kegiatan PKM dan berbagai perlombaan, mereka senang bisa mendapatkan suasana yang berbeda. Selain sebagai penyegaran, mereka juga bisa belajar secara langsung dengan melihat berbagai stan yang ada di Manunggal Fair,” ungkap Ana.

Menurutnya, pembelajaran di luar kelas memberikan pengalaman yang berbeda bagi murid. Anak-anak dapat melihat secara langsung berbagai hal yang selama ini mungkin hanya mereka ketahui melalui pembelajaran di kelas.

Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mengenalkan murid terhadap berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Kulon Progo. Hal ini sejalan dengan tujuan Manunggal Fair yang antara lain memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengenal potensi unggulan daerah di bidang ekonomi, pariwisata, budaya, dan sumber daya alam.

Kepala MI Muhammadiyah Nglinggo, Budiyanto, S.Pd.I., menyambut positif kegiatan kunjungan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan yang tepat karena dapat menggabungkan dua agenda dalam satu perjalanan. “Saya mengibaratkan kegiatan ini seperti sekali dayung, dua pulau terlampaui. Anak-anak bisa mengikuti rangkaian PKM sekaligus mendapatkan kesempatan untuk belajar dan refreshing dengan mengunjungi Manunggal Fair,” tutur Budiyanto.

Menurutnya, jarak antara Nglinggo dan Wates yang membutuhkan waktu perjalanan kurang lebih satu jam membuat madrasah perlu memanfaatkan perjalanan secara efektif.

“Mengingat jarak Nglinggo ke Wates kurang lebih satu jam, ketika anak-anak sudah berada di Wates untuk kegiatan PKM kami manfaatkan kesempatan tersebut untuk kegiatan pembelajaran di luar kelas. Jadi, dalam satu hari anak-anak mendapatkan pengalaman mengikuti kegiatan kompetisi sekaligus mengenal berbagai potensi daerah melalui Manunggal Fair,” jelasnya.

Budiyanto menambahkan bahwa kegiatan semacam ini penting bagi murid. Karena pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas. “Anak-anak perlu mendapatkan pengalaman langsung. Mereka bisa belajar tentang lingkungan, budaya, potensi daerah, sekaligus bersosialisasi. Setelah mengikuti PKM yang cukup menguras tenaga dan pikiran, kegiatan ini juga menjadi penyegaran bagi mereka,” tambahnya.

Kunjungan ke Manunggal Fair 2026 menjadi pengalaman tersendiri bagi murid MI Muhammadiyah Nglinggo. Anak-anak dapat melihat berbagai stan dan mengenal lebih dekat potensi serta aktivitas pembangunan yang ada di Kabupaten Kulon Progo.

Kegiatan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi kunjungan rekreatif. Tetapi juga mampu menumbuhkan rasa cinta, bangga, dan handarbeni terhadap Kulon Progo. Sebagaimana tujuan yang tercantum dalam himbauan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo.

Dengan wajah ceria dan penuh antusias, para murid menikmati pengalaman belajar di luar kelas tersebut. Setelah berjuang dalam berbagai cabang kompetisi PKM, mereka mendapatkan kesempatan untuk beristirahat sejenak, bersenang-senang, sekaligus memperoleh wawasan baru.

Dari arena kompetisi menuju ruang belajar yang lebih luas. Dari PKM menuju Manunggal Fair, MI Muhammadiyah Nglinggo terus menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan, bermakna, dan dekat dengan kehidupan nyata. (bdy/abi).

#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *