Kepala MAN 2 Kulon Progo Ikuti Penguatan Implementasi Asta Protas dari Menag RI

Kulon Progo (MAN 2 Kulon Progo) – Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., M.Pd., menghadiri kegiatan Penguatan Implementasi Asta Protas yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil Kemenag DIY). Acara yang berlangsung pada Rabu malam (4/11/2026) di Aula Kanwil Kemenag DIY ini menghadirkan Menteri Agama R.I., Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., sebagai keynote speaker.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperkuat penerapan Asta Protas, khususnya pelayanan dan pendidikan keagamaan yang unggul serta berdampak luas bagi masyarakat.

Asta Protas merupakan delapan program prioritas utama Kementerian Agama Republik Indonesia yang mengusung semangat “Kemenag Berdampak” untuk memastikan setiap layanan dan pendidikan keagamaan memberikan pengaruh nyata bagi masyarakat. Program ini mencakup peningkatan kerukunan umat dan cinta kemanusiaan, penguatan ekoteologi, serta peningkatan kualitas layanan keagamaan yang inklusif. Selain itu, Asta Protas berfokus pada perwujudan pendidikan yang unggul dan ramah, pemberdayaan pesantren serta ekonomi umat melalui optimalisasi zakat dan wakaf, peningkatan kualitas penyelenggaraan haji, serta digitalisasi tata kelola pemerintahan yang transparan dan efisien.

Dalam arahannya, Menteri Agama menekankan pentingnya menjaga Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai kota kerukunan yang sarat dengan kebudayaan adiluhung. Menag berpesan agar moderasi beragama terus dilaksanakan sebagai wujud rasa syukur atas perbedaan menuju kebersamaan yang kokoh.

“Kita dikaruniai anugerah sumber daya alam yang berlapis-lapis dan harus terus dimanfaatkan untuk kebutuhan serta kesejahteraan umat manusia. Jadilah kita sebagai moderator, bukan provokator, demi mewujudkan islah dan cinta kasih yang mencerahkan,” tegas Menag dalam pembukaannya.

Lebih lanjut, Menag mengingatkan pentingnya menegakkan integritas dan menjauhi pola pikir koruptif. Pembiasaan berpikiran positif sejak bangun tidur hingga kembali tidur dinilai menjadi kunci kedamaian dan kebahagiaan. Selain itu, pembiasaan berdoa memohon perlindungan serta ridho-Nya harus selalu dipanjatkan dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, dipaparkan pula karakter utama ASN Kementerian Agama melalui akronim ISTIKOMAH, yaitu:

  • Ikhlas dalam menjalankan setiap amanah profesi.
  • Sabar menghadapi segala tantangan pelayanan.
  • Tawadhu dalam bersikap dan melayani masyarakat.
  • Integritas tinggi terhadap tugas dan aturan.
  • Konaah (merasa cukup) atas rezeki dan nikmat yang diterima.
  • Amanah dalam memegang kepercayaan publik.
  • Muru’ah (menjaga citra positif dan harga diri).
  • Akhlak mulia dalam berinteraksi sesama.
  • Haya’ (memiliki rasa malu untuk berbuat kesalahan/penyimpangan).

Seusai acara, Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., M.Pd., menyampaikan kesiapannya untuk menindaklanjuti pesan-pesan Menag RI di lingkungan madrasah. Pihaknya berkomitmen memperkuat moderasi beragama, memupuk budaya kerja yang berintegritas, serta menanamkan nilai-nilai ISTIKOMAH kepada seluruh civitas akademika MAN 2 Kulon Progo. (gia)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *