Perluas Layanan Keagamaan Kankemenag Kulon Progo Gandeng IKIP PGRI Wates pada Program BRUN dan Konseling

Kulon Progo (KemenagKP) – Kantor Kemenag Kab. Kulon Progo adalah rumah besar layanan umat beragama dan milik semua agama. Sehingga pendampingan kerohanian dan konseling ini menjadi fokus layanan Kantor Kemenag Kab. Kulon Progo.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Kantor Kemenag Kab. Kulon Progo, Dr.H.M. Wahib Jamil, S.Ag., M.Pd., pada saat memberikan sambutan seusai Penandatanganan Kerja Sama Program Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN) dan Konseling bersama IKIP PGRI Wates Kulon Progo.

Kegiatan ini bertempat terselenggara di R. Pertemuan Lt.2 pada Senin, (02/11/2026).

”Dalam rangka penguatan program layanan ini kami mempunyai program keluarga sakinah dan pendampingan Keagamaan dari hulu sampe hilir, mulai dari pra pernikahan hingga meninggalkan dunia ini”, ujar Wahib Jamil.

Ia mengatakan bahwa saat ini data perceraian semakin meningkat, jika ada sepuluh pasangan keluarga maka akan ada 2-3 pasangan yang mengalami perceraian.

”Kami yakin bahwa manusia akan menjalani yg namanya pernikahan dan berkeluarga, sehingga sudah barang tentu kita lakukan pendampingan kepada para mahasiswa agar lebih siap didalam menjalani bahtera rumahtangga. Kami mempunya banyak penyuluh Agama baik Islam, Katolik, Kristen dan Budha sehingga kami siap mendampingi mahasiswa kapan saja”, imbuhnya.

Rektor IKIP PGRI Wates, Wahyu Pambudi, M.Pd menyambut baik dan sudah menantikan kerja sama ini sejak lama mengingat sebelumnya sudah mendapatkan pendampingan dari KUA Pengasih.

”Terimakasih atas kerja sama ini kami berharap agar Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN) dan Konseling kepada para mahasiswa dilakukan secara periodik dan berkelanjutan”, ujarnya.

”Kami juga berharap agar kerja sama ini dapat ditingkatkan mengingat kami memiliki mahasiswa dengan Program Studi Bimbingan Konseling agar nanti bisa melakukan magang/ PPL di Kantor Kemenag Kab. Kulon Progo, baik di madrasah maupun KUA”, pungkasnya (don)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *