Kader Kesehatan Bojong Dapatkan Penyuluhan KUA Panjatan: “Sehat Rohani, Sehat Jasmani”

Kulon Progo (KUA Panjatan) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Panjatan menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya melalui penyuluhan rohani dan jasmani kepada para kader kesehatan kelurahan.
Program edukasi ini sejalan dengan peran KUA sebagai mitra lintas sektor di Kulon Progo, yang aktif menjalin kerja sama untuk mewujudkan masyarakat sehat dan peduli. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Pendampingan Kader Kesehatan di Balai Kalurahan Bojong, Panjatan, Kulon Progo, DI Yogyakarta pada Selasa (25/11/2025) pagi.
Lebih dari lima puluh kader kesehatan dari Kalurahan Bojong antusias mengikuti penyuluhan dengan tajuk “Sehat Rohani, Sehat Jasmani” yang berlangsung pada pagi hingga siang hari di Balai Kalurahan Bojong. Kegiatan ini digelar dalam suasana penuh semangat, menghadirkan motivasi baru untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.
Penyuluhan disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kapanewon Panjatan, Nofianti, S.Pd.Si., M.Pd. Ia menekankan bahwa kesehatan jasmani dan rohani adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Melalui acara ini, para kader diajak untuk menyadari keterkaitan erat antara kesehatan spiritual dengan kesehatan fisik dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pemaparannya, Nofianti mengutip firman Allah dalam Al-Qur’an surat Al-Qashash ayat 77 yang menyebutkan pentingnya menjaga keseimbangan hidup di dunia dan akhirat. “Jagalah kebahagiaanmu di dunia tanpa melupakan kebahagiaan akhirat, sebab keduanya harus berjalan beriringan,” ungkapnya langsung kepada peserta.
Mendalami tema penyuluhan, ia juga membagikan dalil hadits Rasulullah SAW yang menyoroti keutamaan fisik yang sehat. “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah,” tuturnya, menegaskan bahwa kekuatan jasmani mendukung kemampuan seseorang dalam beribadah dan mengabdi kepada masyarakat.
Melalui penyuluhan ini, diharapkan para kader kesehatan mampu mewujudkan perilaku hidup sehat yang selaras dengan nilai-nilai spiritual Islam, sehingga kesehatan jasmani dan rohani masyarakat Bojong dapat terjaga secara optimal.

Tidak hanya aspek spiritual dan kesehatan umum, sesi berikutnya menghadirkan dua narasumber dari Puskesmas Panjatan 2, yaitu Gani Erisandi Yojanvia, S.Tr.Gz dan Agata Gossi Emmasari, A.Md. Mereka mengupas peran zat besi dalam menunjang kesehatan remaja. “Zat besi sangat esensial agar remaja tetap aktif, produktif, dan tidak mudah lelah. Kekurangan zat besi bisa memicu anemia yang berdampak pada konsentrasi belajar,” papar Gani di depan para kader.
Agata menambahkan, “Penting bagi kader kesehatan untuk terus mengedukasi masyarakat khususnya remaja terkait asupan gizi, agar generasi muda Bojong tumbuh sehat rohani dan jasmani. Mari bersama cegah anemia dengan konsumsi makanan bergizi dan tablet tambah darah sesuai anjuran tenaga kesehatan.”
Acara ditutup dengan pesan bersama agar kader kesehatan menjadi teladan dalam membangun Bojong yang sehat rohani dan jasmani. “Semoga ilmu hari ini menjadi awal untuk perubahan lebih baik, sebagai wujud syukur atas nikmat Allah,” tutup Nofianti dengan penuh semangat di Bale Kalurahan Bojong.(nof/dpj)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!