Ngaji Kitab Metode Mutaalim, Penyuluh Agama KUA Lendah Dorong Remaja Mampu Baca Kitab Kuning

Kulon Progo (KUA Lendah) – Kitab kuning adalah ruh dari pendidikan pesantren. Kitab kuning merupakan kitab warisan dari para ulama terdahulu dan sebagai pembeda kurikulum pendidikan umum”, demikian di sampaikan oleh Siti Fauziah, S.Ag, M.P.D, Penyuluh Agama KUA Lendah dalam kegiatan Bimbingan Baca Kitab di PP Omah Ngaji Kalangan Bumirejo Kapanewon Lendah pada Rabu (03/12/2025) malam.
Lebih lanjut Fauziah menyampaikan untuk dapat membaca Kitab kuning dibutuhkan keahlian tersendiri dengan kematangan ilmu nahwu, sharaf, dan balaghah”, ungkapnya.
“Saya menggunakan Metode Mutaalim untuk memudahkan remaja di sekitar PP Omah Ngaji menguasai ilmu nahwu dan Shorof. Setelah selesai kitab ini diharapkan mereka dapat ikut kelas ngaji kitab kuning disini” pungkasnya

Kegiatan yang di ikuti rutin oleh 11 remaja di sekitar PP Omah Ngaji ini mendapat dukungan dan apresiasi dari Kepala KUA Lendah, Zamroni, S.Ag, M.S.I. “Kegiatan belajar mengajar Metode Mutaalim ini sangat bagus untuk menumbuh kembangkan minat para remaja agar menguasai ilmu nahwu dan shorof yang pada akhirnya mereka memiliki kemampuan membaca kitab kuning sebagai pembuka jalan masuk nya khasanah keilmuan khususnya di bidang agama sehingga terlahir generasi muda yang kokoh dan tangguh di landasi keimanan yang kuat pada Allah SWT, “pungkasnya
Acara yang dihadiri oleh remaja putra putri ini, diawali dengan sholat maghrib berjamaah dan kirim do’a kepada para sesepuh, para guru, kedua orang tua dan semua sanak famili yang sudah meninggal dunia, dipimpin Abah Muhlisin Purnomo, S.Ag, M.Pd.I, selaku pimpinan PP Omah Ngaji ini. (gus/dpj)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!