Pelita Madinahku di Kapanewon Temon, Perkuat Fiqih Puasa dan Tarawih Jelang Ramadhan

Kulon Progo (KUA Temon) – Penyuluh Agama KUA Temon, Yuni Lestari, S.Th.I. dan Damiri, S.Th.I., M.Ag., melaksanakan kegiatan Pelita Madinahku di Kantor Kapanewon Temon pada Rabu (4/2/2026).
Dalam kegiatan tersebut, para penyuluh mengangkat tema fiqih Ramadhan yang berfokus pada ibadah puasa dan shalat tarawih. Materi disampaikan untuk memberikan pemahaman yang utuh sekaligus menenangkan, khususnya terkait praktik ibadah yang sering memunculkan perbedaan di tengah masyarakat.
Yuni Lestari, S.Th.I., dalam pemaparannya menjelaskan bahwa perbedaan jumlah rakaat shalat tarawih merupakan bagian dari khazanah fiqih Islam. “Shalat tarawih dengan 11 rakaat maupun 23 rakaat sama-sama memiliki dasar. Perbedaan ini seharusnya tidak menjadi sumber perpecahan, melainkan dipahami sebagai rahmat dalam beribadah,” ujarnya.

Sementara itu, Damiri, S.Th.I., M.Ag., memberikan penjelasan terkait shalat witir. Ia menyampaikan bahwa shalat witir dapat dilaksanakan di awal ataupun di akhir malam, sesuai dengan kondisi dan kemampuan masing-masing jamaah. “Yang perlu dipahami, dalam satu malam tidak ada dua kali shalat witir. Maka, pilihlah waktu yang paling memungkinkan agar ibadah dapat dilaksanakan dengan khusyuk,” jelasnya.
Melalui kegiatan Pelita Madinahku ini, Penyuluh Agama KUA Temon berharap para peserta memperoleh pemahaman fiqih yang lebih komprehensif, bersikap bijak dalam menyikapi perbedaan, serta mampu menjalankan ibadah Ramadlan dengan penuh ketenangan dan semangat persatuan. Kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan moderasi beragama di lingkungan Kapanewon Temon menjelang datangnya bulan suci Ramadhan. (opi/dpj)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!