Perkuat Digitalisasi Aset Keagamaan, KUA Pengasih Lakukan Geotagging Tanah Wakaf Janturan 

Kulon Progo (KUA Pengasih) –Dalam upaya memastikan akurasi data dan percepatan administrasi aset keagamaan, petugas Kantor Urusan Agama (KUA) Pengasih melakukan kegiatan pemotretan geotagging pada sebidang tanah yang akan diwakafkan di Padukuhan Janturan, Kalurahan Tawangsari, Kapanewon Pengasih, pada Kamis (05/02/2026).

Kegiatan ini merupakan langkah krusial dalam proses sertifikasi tanah wakaf agar terdata secara digital dan memiliki koordinat lokasi yang presisi sesuai sistem informasi wakaf nasional.

Proses geotagging dilaksanakan langsung di lokasi calon tanah wakaf yang berada di lingkungan Masjid Baiturrohmah. Bertugas sebagai pelaksana lapangan adalah Nanik Supratinah dan Winardi, yang merupakan ASN dari KUA Pengasih.

Adapun data teknis terkait tanah tersebut adalah sebagai berikut: Wakif (Pemberi Wakaf): Firly Kusumajaya. Nazhir (Pengelola): Ngasiran (Ketua Nazhir). Lokasi: Janturan, Tawangsari, Pengasih. Sedangkan peruntukan tanah tersebut digunakan untuk perluasan halaman Masjid Baiturrohmah.

Kehadiran petugas KUA di lapangan disambut baik oleh pihak Nazhir. Dengan luas lahan mencapai 625 m², perluasan ini diharapkan dapat menambah kenyamanan bagi warga Janturan dalam beribadah.

Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H, S.H.I,M.S.I, menegaskan pentingnya akurasi data dalam setiap proses perwakafan. Menurut beliau, langkah ini bukan sekadar urusan teknis, melainkan bentuk pengamanan terhadap amanah umat. “Kami terus mendorong setiap proses wakaf diawali dengan validasi lapangan yang akurat melalui geotagging. Hal ini penting agar seluruh aset wakaf, termasuk untuk perluasan Masjid Baiturrohmah ini, terdokumentasi dengan baik secara digital, legal, dan aman secara administratif,” ujar Rangga.

Setelah proses pemotretan dan pemetaan lokasi ini selesai, tahapan akan berlanjut ke proses administratif utama. Agenda Ikrar Wakaf secara resmi dijadwalkan akan dilaksanakan pada Selasa, 10 Februari 2026.(lua/dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *