Siswa-Siswi MAN 2 Kulon Progo Luncurkan Antologi Cerpen “Goresan Pena Dapat Mengubah Dunia”

Kulon Progo (MAN 2 KP) – Semangat literasi terus berkobar di lingkungan MAN 2 Kulon Progo. Kali ini, puluhan siswa sukses menunjukkan eksistensi mereka di dunia sastra dengan menerbitkan sebuah buku antologi cerpen berjudul “Goresan Pena Dapat Mengubah Dunia”. Buku yang diterbitkan oleh penerbit Isfah Press ini merupakan buah karya kolektif yang merangkum berbagai sudut pandang khas remaja.

Proses kreatif buku ini dikawal langsung oleh guru Bahasa Indonesia, Maristesa Harshal, S.Pd., yang bertindak sebagai editor. Dalam penyusunannya, beliau dibantu oleh tim editor dari kalangan siswa, yakni Talitha Ramadhani Ma’ruf, Faizu Man Rifai, dan Mufida Nuraini.

Buku ini memuat karya dari 25 penulis muda berbakat yaitu:
Alya Putri Damayanti, Annisa Callysta Fitriani, Aufa Masuli Nadzifah, Darin Zahrani Alya, Dayita Magani Putri, Dian Almas Ajla Nafasah, Elvara Anabella Putri, Halimah Sa’diyyah, Hasna Aida Nurul Izzati, Isnaini Nur Sholikhati, Khairul Nurisfan, Khoirun Nisa, Lintang Putri Cahaya, Mufida Nuraini, Muhammad Daffa Al Hakim, Muhammad Dian Fikri, Naura Halwa Nismara, Nugroho Aryo Widjanarko, Nur Apriliana Yusnita, Prita Istianty, Satrio Wibowo, Syifa Nur Aini, Talitha Ramadhani Ma’ruf, Ukhtifillah Arfa Armeisvia, Yumna Yudha Baskara,

Antologi ini didominasi oleh kisah kehidupan remaja yang dinamis. Salah satu cerita yang menonjol adalah karya Halimah Sa’diyyah yang mengisahkan transformasi karakter bernama Dewi. Dewi digambarkan sebagai pemilik blog Speak in Silent yang awalnya tertutup dan pemalu. Namun, melalui proses panjang, ia berhasil tumbuh menjadi sosok pemberani yang tampil sebagai pembicara di berbagai forum dan produktif menghasilkan karya tulis.

Dalam wawancara yang dilakukan di Ruang Guru Kampus Pusat MAN 2 Kulon Progo, Jalan Pahlawan Gotakan Panjatan pada Kamis, 26 Februari 2026, Kepala Madrasah memberikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian ini.

Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, M.S.I., mengungkapkan rasa bangganya atas dedikasi para siswa.

“Saya sangat mengapresiasi lahirnya buku ini. Ini adalah bukti nyata bahwa siswa kami tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki kedalaman rasa dan pikiran. Menulislah, karena dengan menulis, ide dan gagasan kalian akan abadi. Jangan pernah berhenti menuangkan isi kepala kalian ke dalam kertas, karena goresan pena sederhana hari ini bisa jadi adalah awal dari perubahan besar bagi dunia,” beliau memotivasi.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Dwi Rina Yunianti, S.Si., menyoroti pentingnya menulis sebagai sarana pengembangan diri.

“Kegiatan menulis seperti ini memiliki manfaat yang luar biasa bagi siswa. Selain mengasah kreativitas dan literasi, menulis adalah cara terbaik untuk melatih empati serta kemampuan berpikir kritis. Melalui cerpen-cerpen ini, para siswa belajar memahami realitas kehidupan dari berbagai sudut pandang yang berbeda,” tuturnya.

Kehadiran buku “Goresan Pena Dapat Mengubah Dunia” ini menjadi pemicu bagi siswa-siswi lain di MAN 2 Kulon Progo untuk terus berkarya dan memperkaya khazanah literasi di lingkungan madrasah. (gia/dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *