Menjemput Fitrah di Ujung Fajar

Anindita Keisha Az-Zahra
Siswa MTsN 5 Kulon Progo
Di lengkung langit, gema takbir memecah sunyi
Mengalun syahdu, membasuh luka yang tersembunyi
Ramadan berpamitan dengan jejak doa yang suci
Meninggalkan rindu yang mekar di taman hati
Kita adalah musafir yang basah oleh peluh dosa
Mengetuk pintu ampunan di hari yang penuh asa
Melepas jubah ego yang selama ini bertahta
Kembali ke titik putih, tanpa sekat tanpa kasta
Ketupat dan opor hanyalah saksi sebuah tradisi
Namun maaf yang tulus adalah inti dari selebrasi
Tangan berjabat, meruntuhkan dinding-dinding benci
Menyatukan kembali retakan silaturahmi yang mati
Selamat merayakan kemenangan, jiwa-jiwa yang menang
Biarkan damai menyusup ke sela napas yang tenang
Semoga cahaya Syawal takkan pernah menjadi remang
Hingga cinta dan kasih sayang senantiasa terbentang



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!