Sinergi KUA dan PLKB Nanggulan: Kunci Penanggulangan Angka Stunting pada Kulon Progo

Kulon Progo (KUA ​Nanggulan) – Semangat Syawal menjadi momentum mempererat kolaborasi lintas sektor di Kapanewon Nanggulan. Bertempat di Kayu Kalijaran View, Jatisarono, Kamis (9/04/2026), jajaran Kantor Urusan Agama (KUA), Penyuluh KB (PLKB), Puskesmas, hingga Tim Pendamping Keluarga (TPK) berkumpul dalam acara Syawalan sekaligus konsolidasi program kemasyarakatan.

​Kepala KUA Nanggulan, Jemino, S.H.I., M.H., yang memimpin ikrar Syawalan dan doa, menekankan pentingnya transformasi diri pasca-Ramadhan. Beliau memohon agar setiap petugas diberikan kesabaran, kecerdasan, dan semangat baru dalam menunaikan tugas pelayanan keagamaan yang berdampak nyata bagi kesejahteraan warga.

​Momentum ini juga menjadi ajang selebrasi atas prestasi gemilang Nanggulan. Panewu Nanggulan, Drs. Sri Wahyuniarto, M.A., memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PLKB dan TPK. Berkat perjuangan mereka, Nanggulan berhasil meraih predikat sebagai wilayah dengan angka stunting terendah se-Kabupaten Kulon Progo.

​”Mari terus berjuang, jangan lelah untuk selalu berbuat baik dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Nanggulan,” tegas Sri Wahyuniarto dalam sambutannya.

​Senada dengan Panewu, Koordinator KB Nanggulan, Sri Mulyani, S.E., menyampaikan rasa bangganya atas dedikasi tim di lapangan. Sinergi antara edukasi pranikah dari KUA dan pendampingan keluarga dari PLKB terbukti efektif menekan angka stunting sejak dini.

​Dengan semangat Idul Fitri, sinergi ini diharapkan terus solid demi menciptakan generasi Nanggulan yang lebih sehat dan unggul di masa depan. (col/dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *