KUA Girimulyo Gelar Bimwin Angkatan III, Perkuat Bekal Catin Wujudkan Sakinah

Kulon Progo (KUA Girimulyo) — Mewujudkan keluarga yang sakinah tidak cukup hanya dengan kesiapan menyelenggarakan akad nikah, tetapi juga memerlukan bekal pengetahuan, pemahaman, dan komitmen dalam menjalani kehidupan berumah tangga. Berangkat dari semangat tersebut, KUA Kapanewon Girimulyo menggelar Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi 8 pasang calon pengantin pada Selasa (28/7/2026) di Balai Nikah KUA Girimulyo sebagai upaya membekali pasangan sebelum memasuki kehidupan berkeluarga.

Kegiatan dibuka oleh Kepala KUA Girimulyo, Ahmad Wardani, S.Ag., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pernikahan merupakan ibadah yang bernilai luhur sekaligus amanah besar yang harus dipersiapkan dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, keharmonisan rumah tangga tidak terwujud secara instan, melainkan dibangun melalui pemahaman terhadap hak dan kewajiban suami istri, komunikasi yang baik, serta komitmen untuk saling mendukung dalam setiap fase kehidupan. “Melalui Bimbingan Perkawinan ini, kami berharap para calon pengantin memperoleh bekal yang memadai untuk membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, serta mampu melahirkan generasi yang sehat, berakhlak mulia, dan berkualitas,” ungkap Ahmad Wardani.

Materi pertama disampaikan oleh Nurhayati, S.Ag., M.S.I. dengan tema Keluarga Sakinah. Ia menjelaskan bahwa keluarga yang sakinah dibangun di atas fondasi keimanan, kasih sayang, komunikasi yang efektif, serta saling memahami hak dan kewajiban antara suami dan istri. Menurutnya, keluarga yang kokoh akan menjadi tempat terbaik bagi setiap anggota keluarga untuk tumbuh dan berkembang.

Selanjutnya, Noor Fitriyah, S.Pd.I. menyampaikan materi Menyiapkan Generasi Berkualitas. Ia mengajak para calon pengantin untuk mempersiapkan diri menjadi orang tua yang mampu memberikan pendidikan, kasih sayang, dan keteladanan kepada anak-anaknya. Ia menekankan bahwa kualitas generasi masa depan sangat dipengaruhi oleh kesiapan orang tua sejak sebelum memasuki jenjang pernikahan.

Materi berikutnya disampaikan oleh Budi Riyanta, S.Ag. mengenai Memenuhi Kebutuhan Keluarga. Dalam paparannya, ia menjelaskan pentingnya kerja sama antara suami dan istri dalam memenuhi kebutuhan keluarga, mengelola keuangan secara bijaksana, serta membangun rasa tanggung jawab demi terciptanya keluarga yang sejahtera.

Sebagai materi penutup, Sri Mulyadi, S.Ag. menyampaikan materi tentang Fiqih Thaharah. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kesucian sebagai bagian dari ibadah dan kehidupan sehari-hari, serta menjelaskan perihal bersuci yang benar sesuai tuntunan syariat agar ibadah yang dijalankan sah dan sempurna.

Melalui penyelenggaraan Bimbingan Perkawinan ini, KUA Girimulyo berharap para calon pengantin tidak hanya siap melaksanakan akad nikah, tetapi juga memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalam membangun keluarga yang harmonis, tangguh, dan berketahanan. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen KUA Girimulyo dalam mendukung terwujudnya keluarga sakinah serta mencetak generasi penerus yang berkualitas. (hdf/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *